BKKBN Pusat dan DPPKB Kota Banjar Terapkan Pendekatan Agama dalam Sosialisasi Program KB

BKKBN Pusat dan DPPKB Kota Banjar Terapkan Pendekatan Agama (1)BANJAR, eljabar.com — Cuaca¬† yang panas terik menyengat, serta gempa yang terjadi pada malam sebelumnya,¬† tak menghalangi ratusan masyarakat Banjar untuk hadir dalam sosialisasi program KB. Acara tersebut digelar Sabtu pagi (16/12/2017) di halaman komplek perkantoran pemerintah di Kota Banjar. Para peserta tersebut didominasi oleh kader-kader KB yang berasal dari seluruh wilayah di Kota Banjar.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Suryamah, Kepala Dinas DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kota Banjar. Edy Purnomo, Kabid Program dan Kerjasama Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat didapuk sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, Edy didampingi oleh Yudhi Suryadhi, Kabid ADVIN BKKBN Provinsi Jawa Barat, serta Aep Saepullah, perwakilan dari MUI Kecamatan Banjar.

BKKBN Pusat dan DPPKB Kota Banjar Terapkan Pendekatan Agama (6)Pendekatan melalui unsur keagamaan dipandang perlu dalam sosialisasi program-program KB. Hal tersebut disampaikan oleh Edy. Menurutnya, ada beberapa isu sensitif dalam pelaksanaan program KB, seperti pelaksanaan vasektomi, yang oleh sebagian orang dianggap haram.

Padahal, menurut MUI, vasektomi yang haram adalah saat seseorang masih bisa menghasilkan keturunan, namun enggan untuk memiliki keturunan. Untuk mengatasi isu seperti ini, pendekatan dari unsur keagamaan, seperti ustadz atau pihak MUI dipandang sangat penting untuk turut mendukung suksesnya. (red)

Categories: Uncategorized