Ini Pengakuan Sang Predator Sopir Truk Yang Tewas Mengenaskan

SUMEDANG, eljabar.com – Salah satu penganiaya seorang supir truk tronton yang mengakibatkan korban tewas mengenaskan di wilayah Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang beinisial  HR (24) tampak tertegun, tatapan matanya kosong berdiri satu barisan bersama empat orang tersangka lainnya di Mapolres Sumedang, Selasa (09/01/2018).

HR mengaku, spontan membacok Candra (58) karena menolak dimintai uang dan rokok seusai korban makan di warung nasi goreng.

” Teman saya meminta untuk uang roko sama dia (korban) tapi korban menolak, saya rangkul dia, dia malah mendorong secara spontan saya bacok,” Sebutnya.

Tak berhenti disitu, HR dan saudaranya yang diketahui masih berstatus pelajar langsung menghajar korban, HR sendiri mengaku, tiga kali membacok korban dibagian kepala dua kali dan satu kali dibagian lengan.

” Saya bacok korban, lalu saudara saya mukul, Korban sempat lari keluar warung lalu kami kejar, lalu dicegat teman – teman yang berada didalam mobil ga jauh dari warung nasi goreng. Setelah itu saya ga tau lagi,” Bebernya.

Pria yang berlengan dan kaki penuh dengan Tatto ini juga mengaku, saat menganiaya korban dirinya dan rekan – rekannya dalam keadaan mabuk.

“Kita sedang dalam keadaan mabuk, tidak ada niat seperti itu. Awalnya kami ada delapan orang, sedang mencari orang yang membacok teman kami, karena gak ketemu, lalu pada pulang tinggal berlima,” Pungkasnya.

Tersangka lainnya, Hil (17) tersangka yang masih remaja ini mengaku hanya memukul korban saja, ” Saya hanya ikut – ikutan saja, bukan saya yang malak. Hanya ikut mukul,” paparnya.

Sementara itu Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata menerangkan, para pelaku bukan warga Sumedang kelimanya biasa melakukan pemalakan di wilayah Bandung – Garut, ” Mereka ini dari Rancaekek, mereka baru masuk ke wilayah Kabupaten Sumedang, Kelimanya kami amankan dari beberapa wilayah yaitu sebagian Rancaekek, dan sebagian lagi di Sumedang,” Tuturnya.

Sebelumnya, Candra (54) seorang supir truk asal Tasikmalaya ditemukan dalam keadaan meregang nyawa di pinggir jalan Dusun Warung Cina, Desa Mangun Arga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Kamis (04/01/2018), Pria asal Tasikmalaya ini diketahui, tak sempat melakukan perlawanan setelah lima orang pemalak menganiaya dirinya pada Rabu (03/01/2018) dini hari. (*)

Categories: Kabupaten Sumedang