Kapolda Jabar: Harga Beras di Wilayah Bandung Masih Aman

BANDUNG, eljabar.com  —  Polda Jabar telah menurunkan tim ke pasar di sejumlah wilayah Jawa Barat untuk melakukan pemantauan harga beras yang mulai merangkak naik di Kota Bandung.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan untuk di wilayah Bandung masih aman, pantauan kami untuk kenaikan beras yang paling terlihat yaitu di wilayah Garut. Kenaikan harganya mencapai 25 persen,“ tutur Kapolda kepada sejumlah wartawan, di Mapolda Jabar, Selasa (16/01/2018).

Agung Budi Maryoto menjelaskan, ” Tim masih bergerak disana (Garut), melakukan pemantauan kalau mekanisme kenaikan harga tidak masalah namun yang kita antisipasi bilamana ada penimbunan,” bebernya.

Selanjutnya, Agung menegaskan bila ada indikasi penimbunan beras maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas, “Kalau ada indikasi ini, tentu akan kita verifikasi bahkan sampai ke arah penyidikan, tim sudah turun dan setiap hari selalu ada laporan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kenaikan harga beras yang sudah berlangsung selama tiga pekan semakin tak terkendali. Sejumlah pedagang pun akhirnya hanya bisa pasrah, dan berharap secepatnya harga beras kembali normal, kenaikan harga beras diperkirakan akan terjadi hingga bulan Februari. Pada Maret, harga beras diperkirakan baru turun karena sudah masuk masa panen raya.

Kondisi yang sama juga terjadi di pasar tradisional Cimahi, para pedagang di daerah ini bahkan sudah sulit mendapatkan stok beras dari bandar besar. Dampaknya, harga beras dengan kualitas bagus kini dijual Rp13.000 dari harga normal Rp11.000/kg. (*)

Categories: Jawa Barat

Leave A Reply

Your email address will not be published.