Tangani Masalah Sampah, Kodim 0610 Sumedang Sosialisasi Penerapan 3R

SUMEDANG, eljabar.com — Setidaknya untuk penanganan dan pemanfaatan sampah di Kab.Sumedang, Kodim 0610 Sumedang bersama Pemkab Sumedang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar sosialisasi, di Aula Kodim 0610 Sumedang, Selasa (16/01/2018).

Menurut informasi yang terhimpun eljabar.com di lokasi, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Camat, Kapolsek, Kepala desa dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, Dandim 0610 Letkol Arm I Made Mertha Yassa melalui Kasdim Mayor Inf Anang Pramudyanto mengatakan tingkat kerusakan lingkungan menjadi salah satu faktor penting, yang menentukan tinggi rendahnya risiko bencana di suatu kawasan, kendati demikian, untuk penanganan sampah perlu kerjasama dari semua pihak, Sehingga, penerapan sistem 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar kita yang murah dan mudah untuk dilakukan disamping mengolah sampah menjadi kompos atau memanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) dan lain sebagainya,“ tutur  Kasdim Mayor Inf Anang Pramudyanto kepada sejumlah wartawan di Makodim 0610 Sumedang.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan Dinas LHK Sumedang, Ayuh Hidayat mengatakan, permasalahan sampah di Kabupaten Sumedang menjadi fokus Dinas LHK untuk terus mencari solusi dan formula yang mumpuni.

“Untuk itu, lanjut Ayuh Hidayat, Dinas LHK terus gencar menangani permasalahan sampah dengan menggunakan basis TPA, TPS, Bank Sampah serta penanganan sampah disumbernya,” kata dia.

Ia mengatakan, penanganan sampah dengan berbagai strategi dan cara tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengatasi dampak rusaknya lingkungan akibat sampah yang masih banyak di tempat-tempat yang tidak seharusnya, “Yang paling penting sebagaimana kebijakan Pak Bupati agar tidak hanya melakukan opsi. Tapi bagaimana langkah pasca opsi,” Sebutnya.

Ditambahkan Ayuh, jika hanya melakukan opsi, maka sampah akan kembali menumpuk selang satu atau dua hari kedepan, “Urusan sampah akan menjadi pekerjaan rumah terus menerus, namun tidak dapat menghadirkan solusi jangka panjang, Oleh sebab itu, Dinas LHK terus menggandeng para kepala desa, SKPD terkait, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tokoh-tokoh penggerak di masyarakat untuk terus berfikir bagaimana mengembangkan mengatasi sampah dari sumbernya.” tuturnya. (*)

Categories: Kabupaten Sumedang,Priangan

Leave A Reply

Your email address will not be published.