Ratusan Kader Pasangan “DOAMu Esa” Ikuti Pelatihan Saksi

Sumedang,eljabar.com — Menuju Pilkada Sumedang 2018, Ratusan kader dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Dony Ahmad Munir – Erwan Setiawan mengikuti pelatihan saksi Tim Pemenangan Doamu-Esa di Gor Desa Cibeusi Kec. Jatinangor Kab. Sumedang, Rabu (14/3/2018).

Taurut hadir Ketua DPC Demokrat Sumedang Otong Dartum, Ketua DPC PAN Ajat Sudrajat, Ketua DPC PKB Didi Syuhrowardi, Anggota DPRD Sumedang Dudi Supardi, Cecep Lukman Hakim, Nurdin Zein dan unsur pengurus partai koalisi PPP, Demokrat, PAN dan PKB.

Menurut Dony Munir, pelatihan untuk saksi pada Pilkada Sumedang nanti diharapkan lahir saksi-saksi tim pemenangan Doamu Esa yang profesional dan kompetitip.

“Tidak hanya pembentukan saksi tetapi pembentukan kordes dan korcam di dapil satu, Kordes ini bertugas membuat struktur organisasi di tiap desa,” ujarnya.

Dikatakannya, tiap kordes yang berjumlah 4 orang membuat tugas kepada masing-masing RW. Kemudian petakan RW mana yang memiliki basis Dony Erwan dan RW mana yang tidak.

“Dengan adanya tim pemenangan ditiap Kordes ini diharapkan suara dony erwan terkaper dengan baik. Termasuk mengantisipasi adanya kesalahan fatal ketika pencoblosan di TPS,” paparnya.

Selain itu, lanjut Dony, Bagi para saksi dari mulai pemetaan di tiap TPS untuk memperhatikan warga pendukung Doamu Esa dan Tiap saksi harus bisa menggambarkan kondisi TPS nya masing-masing.

“Ajaklah masyarakat yang belum memiliki pilihan. Saksi juga harus bisa memilah mana pendukung Doamu-Esa atau bukan,” tuturnya.

Dihadapan simpatisan, Dony menawarkan sekolah gratis bagi siswa untuk jenjang SD sampai SMA. Juga pemberian honor yang manusiawi bagi guru honorer dimana pun berada.

Sementara itu calon wakil Bupati Sumedang nomor urut satu, Erwan Setiawan mengapresiasi sekali pelatihan saksi bagi TPS ini. Menurut Erwan tugas para saksi tidak hanya mengawasi jalannya pemilihan namun, menyampaikan visi misi Doamu-Esa kepada masyarakat luas.

“Sebagaimana yang telah diutarakan pak Dony tugas saksi juga harus bisa mengajak masyarakat untuk memilih Doamu-Esa ketika pencoblosan nanti. Asal jangan di TPS mengajaknya,” jelasnya.

Disampaikan Erwan, Melalui pengalaman di DPRD dan relasi ke pengusaha, dirinya optimis ketika Doamu-Esa menang bakal membawa Sumedang sejahtera. Sebab kalau mengandalkan APBD tidak mungkin terpenuhi.

“Melalui akses dan relasi kami, insya alloh untuk membangun Sumedang tidak akan mengandalkan APBD karena tidak akan cukup. Makanya harus ada akses ke provinsi, pusat dan pihak swasta,” katanya.

Erwan mencontohkan pengalaman dirinya di Kota Bandung ketika menjadi ketua DPRD bisa menganggarkan untuk pembangunan Stadion bertaraf Internasional (GBLA). Dan tidak menutup kemungkinan ketika dirinya jadi Sumedang bakal memiliki stadion bertaraf internasional.

“Sumedang itu memiliki potensi baik sumber daya alam, wisata, dan budayanya. Bahkan SDM nya bagus-bagus. Tapi kenapa Sumedang tidak maju-maju, karena tidak dimanaj dengan baik. Sebagai contoh potensi industri di Buahdua, Ujungjaya, Tomo dan ditopang dengan Bandara Internasional Jawa Barat,” katanya.

Begitu pun di Jatinangor yang banyak dihuni kawasan industri dan pendidikan, namun tidak ditunjang dengan sarana prasarana kesehatan. Sangat miris orang Tanjungsari, Jatinangor, Cimanggung kalau berobat harus ke Kota Bandung.

“Makanya kalau saya terpilih insya alloh akan membangun Rumah Sakit bertaraf internasional,” katanya. (abas)

Categories: Kabupaten Sumedang,Priangan