Kapolda Silaturahmi, Masyarakat Majalengka Tandatangani Deklarasi Anti-Hoax

MAJALENGKA, eljabar.com,– Setah sebelumnya mendeklarasikan anti-hoaks bersama sejumlah tokoh di Jawa Barat, seperti pimpinan media massa, Ketua MUI, PBNU, Muhammadiyah, NU, Persis dan tokoh agama Kristen, Katholik, Hindu, Budha, Konghucu di Mapolda Jabar, Selasa (13/3/2018) lalu, kini Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, MSi kembali menjalin silaturahmi bersama tokoh masyarakat sekaligus medeklrasikan anti-hoaks di Halaman Mapolres Majalengka, Jumat (16/3/2018).

Dalam rangkaian acara itu, Kapolda Jabar beserta rombongan didampingi Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad, SIk MSi dan seluruh Para Pejabat Utama Polres Majalengka. Sedangkan silaturahmi dan deklarasi mengundang seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Majalengka.

Acara ini berkaitan dengan saat ini bahwa Jawa Barat tengah berada dalam masa kampanye.

Deklarasi merupakan upaya Polda Jawa Barat bersama Polres Majalengka guna menangkal pemberitaan bohong (hoax) di masa kampanye Pilkada serantak tahun 2018.

“Kita berikan apresiasi dan ingin bekerja sama. Pada saat yang baik ini, saya mengundang terutama kepada SKPD, Makodim 0617/Majalengka, Ketua MUI, DMI dan seluruh masyarakat baik KPU, Bawaslu terutama yang berkaitan dengan Pilkada,” ucap jenderal bintang dua itu.

Sebagai bentuk deklarasi anti-hoaks, Kapolda Jabar bersama Polres Majalengka bersama-sama dengan seluruh perwakilan lapisan masyarakat menandatangani deklarasi anti-hoaks.

“Jadi mereka deklarasi, betul-betul menolak, mengatakan anti hoaks dan mendukung Polri dalam mengungkap kasus-kasus anti hoaks,” ujarnya.

Dengan begitu, pihaknya juga menjadi sangat terpicu untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat ditengah merajalelanya konten-konten tidak benar yang beredar di internet.

“Jadi alhamdulillah masyarakat Kabupaten Majalengka sangat mengapresiasi dan kita makin semangat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Konten-konten yang tidak benar, kita bersihkan,” tegasnya. (boni)

Categories: Kabupaten Majalengka