Calon Bupati Sumedang, Eka Setiawan Bertekad Mempercantik Pasar Tradisional Tanjungsari Menjadi Lebih Layak Dan Memadai

Sumedang,eljabar.com — Calon Bupati Sumedang, Eka Setiawan bertekad mempercantik pasar tradisional Tanjungsari menjadi lebih layak dan memadai. Dalam kunjungannya ke Pasar Tanjungsari, Selasa (20/3), Eka Setiawan didampingi Ketua umum DPD PKS Kab. Sumedang, Yana Flandriana serta kang Rahmat Yuliadi dan Ketua tim relawan Pemenangan Eka Setiawan – M. Agung Anugrah, Dede Hermansyah, blusukan menyusuri jongko para pedagang sampai ke sudut terluar pasar. Warga yang berkerumun pun tampak antusias menyambut calon bupati nomor urut 5 tersebut.

Dalam kunjungan Eka Setiawan, sempat berbincang dengan sejumlah tokoh warga pasar dan pedagang. Salah satu pedagang, Dede Nurjamil mengatakan, dirinya menaruh harapan besar pada sosok pemimpin yang bisa peduli terhadap kebersihan dan pemeliharaan pasar. Mengingat saat ini belum ada regulasi yang jelas, bahkan menurutnya terkesan dipersulit oleh pemangku kebijakan.

 Eka Setiawan didampingi Ketua umum DPD PKS Kab. Sumedang, Yana Flandriana serta kang Rahmat Yuliadi dan Ketua tim relawan Pemenangan Eka Setiawan - M. Agung Anugrah, Dede Hermansyah, blusukan menyusuri jongko para pedagang sampai ke sudut terluar pasar. Warga yang berkerumun pun tampak antusias menyambut calon bupati nomor urut 5 tersebut.
Eka Setiawan didampingi Ketua umum DPD PKS Kab. Sumedang, Yana Flandriana serta kang Rahmat Yuliadi dan Ketua tim relawan Pemenangan Eka Setiawan – M. Agung Anugrah, Dede Hermansyah, blusukan menyusuri jongko para pedagang sampai ke sudut terluar pasar. Warga yang berkerumun pun tampak antusias menyambut calon bupati nomor urut 5 tersebut.

“Saya mohon diperhatikan untuk pasar Tanjung sari dari segi pemeliharaan bangunan, sebab dulu ada kebakaran disini ternyata tidak ada ganti rugi, akhirnya warga pasar harus iuran sendiri. Selain itu, kami mohon agar pasar basah dan kering dipisahkan, jadi dua lantai, dibawah sembako, diatas sandang, sebab sudah ada grand desain dan anggarannya dari APBN,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Dede, dirinya juga mengeluhkan tidak fair jika pasar sebagai salah satu kontributor penghasilan daerah dibiarkan kumuh tak terurus.

“Kita meyakini bahwa kontribusi pasar dalam menyerap anggaran, telah menjadi sumber PAD, namun mana kontribusi ke pasar, belum satu rupiah untuk bangun pasar Tanjung sari,” sebutnya

Eka mengaku mendapat banyak hal yang ia dapatkan. Terlebih warga pasar mengharapkan adanya pembangunan pasar lebih memadai.

“Jadi bagaimana pasar Tanjungsari ini dibangun lebih baik sehingga tercipta kondisi yang nyaman oleh pembelinya, juga didukung oleh sarana prasarana yang memadai. InsyaAllah pasar Tanjungsari ini menjadi prioritas kami selama periode kami jika Allah mentakdirkan kami menjadi Bupati Sumedang,” tutur Eka saat ditemui sejumlah awak media di sela blusukannya.

“Oleh karena itu kami bersungguh sungguh dalam mewujudkan aspirasi masyarakat Tanjungsari ini untuk menjadi pasar yang representatif baik untuk pedagang maupun pembelinya terutama untuk kebersihan dan pemeliharaan nya,” tandasnya. Abas

Categories: Uncategorized