Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kab.Sumedang Periode 2018-3019 Resmi Dilantik

SUMEDANG,eljabar.com — Dalam rangka memberi amanah dan tanggung jawab untuk meningkatkan hasil penghimpunan dana zakat, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Badjri disaksikan Pjs. Bupati Sumedang, H. Sumarwan Hadisoemarto, perwakilan Ketua DPRD, Ketua MUI, unsur Kementerian Agama Sumedang dan jajaran lainnya, melantik para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kab.Sumedang periode 2018-3019, yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre Sumedang, Selasa, (20/3/18).

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Baznas Kab. Sumedang No. 010/SK.BAZNAS.KAB-SMD/2018 tanggal 1 Maret 2018 tentang Pembentukan Pengurus UPZ Tahun 2018, masing-masing pengurus UPZ di kecamatan akan diduduki oleh sebanyak 5 orang pengurus.

Seusai melantik para pengurus UPZ, dikatakan Ali Badjri, sebagai ujung tombak dibidang penghimpunan zakat, UPZ memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan optimalisasi pengelolaan zakat.

“Meningkatnya hasil penghimpunan zakat, tentu akan memberikan dampak terhadap meningkatnya program pemberdayaan zakat yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” kata Ali.

Memang, lanjut dia, saat ini para pengurus UPZ akan menghadapi tantangan berat, khususnya dalam mewujudkan masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya membayar zakat.

Untuk itu, dikatakan Ali, UPZ dituntut mampu menjaga kredibilitas sebagai lembaga yang bersih, amanah dan profesional.

“Dalam hal ini, Baznas beserta UPZ perlu memiliki persamaan visi dan standar nilai serta etika, yang dapat diterapkan dalam melaksanakan pengelolaan zakat,” papar Ali.

“Insya Allah, Baznas Kabupaten Sumedang akan senantiasa memberikan pembinaan terhadap para pengurus UPZ, agar dapat memiliki sifat, mentalitas dan kemampuan yang dibutuhkan dalam mengelola zakat secara amanah, transparan dan profesional,” imbuhnya.

Menurut pengakuan Ali, pemberdayaan terhadap hasil zakat di Kab. Sumedang yang terkumpul untuk disalurkan kepada yang berhak, dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2017 saja, kita telah menyalurkan dana sebanyak 30,61 milyar dari 31,95 milyar dana terkumpul, atau mencapai sekitar 95,80 persen,” ungkapnya.

Tahun 2018 saat ini, Baznas Kab. Sumedang pun telah mentarget pengumpulan dana yang harus dicapai, yaitu sebesar 35 milyar dengan target penyaluran minimal sebesar 30,48 milyar, yang akan dialokasikan pada beberapa bidang seperti bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi dan keagamaan.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Sumarwan mengatakan sangat mengapresiasi keberadaan dari para pengurus UPZ selaku penghimpun zakat di masing-masing kecamatan.

“Saya sampaikan terimakasih kepada para pengurus UPZ, karena mereka ini (UPZ) adalah pihak yang menyediakan diri untuk memberikan kemudahan pada orang untuk menunaikan kewajibannya. Coba kalo tidak ada pengurus (UPZ), mau diserahkan pada siapa kalau kita hendak berzakat? Jadi pekerjaan menjadi pengurus UPZ ini adalah sebuah jabatan mulia,” terangnya.

Terkait penyaluran dana zakat di Kab. Sumedang, Sumarwan menghendaki adanya sebuah target dari Baznas, dimana pada tahun-tahun berikutnya, para penerima dana zakat atau mustahiq harus bisa menjadi pemberi zakat atau muzakki.

“Dengan demikian, Insya Allah ke depan tidak ada lagi penerima zakat di Kab. Sumedang,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Baznas Kab. Sumedang juga telah menyalurkan sejumlah bantuan dan santunan senilai 518 juta rupiah bagi para penerima dari dana zakat, infaq dan shodakoh, yang diserahkan langsung oleh Pjs. Bupati Sumedang, H. Sumarwan Hadisoemarto.

Adapun bantuan dan santunan yang disampaikan saat itu yaitu untuk sarana prasarana keagamaan sebesar 8 juta, perbaikan rumah tidak layak huni untuk 26 rumah sebesar 260 juta, kegiatan dakwah 32 juta, biaya pendidikan 18 juta 950 ribu, rehab Mesjid/Pontren 65 juta 250 ribu, untuk kaum disabilitas 50 juta, modal usaha produktif 25,5 juta, bantuan sarana sosial masyarakat 13 juta, bantuan korban bencana alam 20 juta, dan untuk operasional UPZ kecamatan sebesar 26 juta rupiah.(abas/arip)

Categories: Kabupaten Sumedang,Priangan