Loket Terbatas, Warga Berdesakan dalam Pembuatan KTP-el di IPDN

Laporan : Kiki Andriana
SUMEDANG, eljabar.com — Layanan pembuatan KTP-Elektronik (KTP-el) yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jabar, di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang menuai sejumlah keluhan dari masyarakat. Menurut pantauan eljabar.com, Jumat (13/4/2018) di lokasi, ribuan masyarakat mengantre dalam dalam pembuatan KTP-el tersebut.
Sementara itu, Andi Ansharuding, seorang warga Dusun Sukajadi, Desa Cibeusi Jatinangor, Kab.Sumedang, pihaknya mengatakan, antrean masyarakat untuk membuat KTP Elektronik ini terjadi karena beberapa faktor, yakni, loketnya terbatas, terus masyarakat yang datang dari tiap Kabupaten / kota di jawa barat.

Ribuan masyarakat rela mengatre untuk membuat KTP Elektronik yang di gelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jabar, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kab.Sumedang.
Ribuan masyarakat rela mengatre untuk membuat KTP Elektronik yang di gelar oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jabar, di Kampus IPDN, Jatinangor, Kab.Sumedang.

“Hampir dari setiap kabupaten ada, karena promosi pelayanan KTP Elektronik diumumkan secara Nasional, bahkan ada juga seorang Dosen dari luar Jawa Barat yang datang untuk mencetak KTP- elektronik syaratnya asalkan sudah difoto dan di rekap, selain pembuatan KTP baru, juga pergantian KTP yang hilang,“ bebernya.
Memang pembuatan KTP El yang diselenggarakan di IPDN sangat membantu masyarakat, kendati demikian, ketersediaan alatnya terbatas. Seharusnya alat cetak KTP el ini harus banayak, minimal ada 50 unit dan saya jamin masyarakat tidak akan mengantre seperti sekarang,“ sebutnya (*)

Categories: Jawa Barat