Wartawan juga Perlu Mengenal Teknik Tentang Kewirausahaan

BANDUNG, eljabar.com — Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono menyatakan ada kesamaan nasib PT Pos dengan jurnalis yang sama-sama tergerus kecanggihan teknologi.

Wartawan juga Perlu Mengenal Teknik Tentang Kewirausahaan (1)Pernyataannya itu disampaikan saat Pelatihan Vokasi Kewirausahaan bagi Wartawan Indonesia di Graha Pos Bandung, Kamis (12/4). Pelatihan ini yang pertama digelar yang diikuti 50 orang wartawan di Jawa Barat yang tergabung sebagai anggota PWI.

Menurut keterangan, untuk yang kedua akan diselenggarakan di Yogyakarta pada 3 Mei 2018 yang juga akan diikuti 50 wartawan anggot PWI. Tampak hadir dalam acara itu Plt. Ketua PWI Sasongko Tedjo.

Gilarsi memberi gambaran dalam era modernisasi ini, wartawan juga perlu akrab dengan kewirausahaan. Untuk itu para wartawan perlu diberi ilmu tentang berbisnis.

Mengenai kehadiran teknologi canggih yang kini melanda dunia, PT Pos Indonesia dan wartawan sama-sama tergerus teknologi. Wartawan dengan medianya digrser dengan kemunculan online. Sedang PT Pos yang tersingkir perangko dan wesel.

Menurut Gilarsi, demikian sulitnya saat ini menjual perangko, karena kian sedikitnya yang berkirim surat, hanya 2 persen. “Ini masalah sangat berat untuk kami pikul,” keluhnya.

PT Pos saat ini terus berupaya dengan berbagai inovasi. Apalagi PT Pos mengemban tugas besar memagari NKRI dalam hubungan kewilayahan.

Ia mengatakan, PT Pos berusaha mengembangkan bisnis kurir nasional untuk barang mau pun uang dan saat ini sektor logistik dan pergudangan merupakan potensi bisnis yang memiliki masa depan amat baik

Plt. Ketua Umum PWI, Sasongko Tedjo menyatakan keyakinannya bahwa wartawan perlu memahami kondisi saat ini bahwa pengembangan entreprener akan menjadi tulang punggung ekonomi negara.

“Nah dalam kondisi gaji wartawan yang terbilang kecil, tidak ada salahnya wartawan pun terjun ke dunia bisnis, ” ujar Sasongko Tedjo. (Elly)

Categories: Nasional