Panitia HJS ke-440 Gelar Jumpa Pers


Sumedang,eljabar.com — Sebagai salah satu upaya publikasi terhadap media terkait penyelenggaraan berbagai kegiatan dalam menyambut Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-440 tahun 2018 saat ini, Panitia HJS ke-440 menggelar Jumpa Pers dengan menghadirkan para Wartawan Regional maupun lokal Sumedang yang dilaksanakan di Ruang Rapat Cakrabuana IPP Setda, Senin, (16/4/2018).

Dicky Rubiana selaku Ketua HJS ke-440 dihadapan para peserta Jumpa Pers saat itu memaparkan berbagai kegiatan yang dipersiapkan guna mengisi peringatan HJS ke-440, baik berupa kegiatan yang terbilang baru dilaksanakan seperti Festival Tahu Sejuta Rasa, Memeluk Jatigede, Sumedang Memagar, Macangkrama dan Renggong Inohong, maupun yang telah biasa seperti Kirab Panji, Upacara Bendera, Ziarah ke Leluhur Sumedang, Khitanan Massal, Doa Bersama, Malam Resepsi serta Rapat Paripurna Istimewa DPRD pada hari ‘H’ hari jadi tanggal 22 April tiap tahunnya.

“Sebetulnya yang menjadi kegiatan wajib saat Hari Jadi itu kan ada tiga, yaitu Upacara (Bendera), Ziarah dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD. Namun demikian, berangkat dari tema HJS ke-440 saat ini yaitu ‘Sumedang Mengundang’, sebagaimana keinginan Pak Pjs Bupati (Sumarwan HS) maka kita pun menyelenggarakan berbagai acara yang akan mampu mendatangkan seluruh hal positif seperti halnya menarik minat investor untuk berinvestasi di Sumedang, serta mencoba mengundang para putra daerah yang dianggap berhasil dan saat ini berada di luar Kabupaten Sumedang agar dapat hadir dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh pihak panitia,” paparnya.

Dijelaskan Dicky lebih lanjut, rencana guna mengundang para putra daerah termasuk para Bupati/Walikota se-Jabar tersebut akan dilakukan pada saat penyelenggaraan Renggong Inohong serta Macangkrama.

Khusus pada saat penyelenggaraan Renggong Inohong yang akan menampilkan sebanyak 100 Kuda Renggong pada tanggal 18 April mendatang, para Bupati/Walikota yang hadir masing-masing akan ditunggangkan ke Kuda Renggong dengan memakai pakaian adat masing-masing daerah.

“Kita berharap ada beberapa event yang dapat dibakukan setiap peringatan HJS seperti Renggong Inohong ini, sehingga ke depan apabila ada masyarakat di luar Jabar yang hendak bersilaturahmi dengan seluruh Bupati/Walikota se-Jabar, datang saja ke Sumedang saat pelaksanaan Renggong Inohong,” kelakarnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, dikatakan Dicky harus tersedianya pedoman peringatan HJS, yang salah satunya berisi berupa berbagai kegiatan pokok berikut waktu kegiatan yang harus dilaksanakan.

“Ke depan kita memerlukan sebuah pedoman untuk memperingati HJS, karena sejatinya seperti halnya kegiatan Kirab Panji adalah merupakan kegiatan yang tak terpisahkan dengan Hari Jadi Sumedang,” tutupnya.

Categories: Uncategorized