Gaji Guru Via ATM Diduga Dimanfaatkan Oknum Bendahara UPT

KAB. BANDUNG, eljabar.com,- Semenjak gaji guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, khususnya melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu bank, diduga dimanfaatkan oknum kepala sekolah dasar negeri (SDN) nakal, dengan modus tidak mau bayar utang ke pihak lain.

Seperti halnya kepala SDN di beberapa Unit Pelayanan Teknis (UPT) TK, SD dan Non Formal, serta ada oknum bedahara diduga memanfaatkan uang langganan koran dengan modus diduga dipotong. Tak pelak, hal ini jadi pertanyaan banyak pihak.
Sumber yang engggan disebutkan namanya menjelaskan, semenjak gaji guru dibayar melalui ATM di salah satu bank, ada beberapa kepala SDN yang enggan membayar utang kepada pihak lain secara tunai.

“Misalnya, Koperasi Pegawaai Republik Indonesia (KPRI) tersebar di berbagai kecamatan yang notabene anggotanya guru dan kepala sekolah, ikut terkena imbasnya. Pasalnya, beberapa anggotanya tidak mau bayar langsung, sehingga keuangan KPRI hingga puluhan juta rupiaj mengendap di oknum anggota,” ucap sumber, belum lama ini.

Tak hanya itu, tambah dia, ada pula oknum bendahara UPT kecamatan diduga kuat ikut bermain, yakni terindikasi memotong uang langganan koran hingga ratusan ribu rupiah. “Irononisnya, kepala UPT diam tak peduli,” ujarnya.
Di tempat berbeda, ada oknum bendahara UPT kecamatan diduga makan uang setoran guru dan kepala SDN untuk bank, yakni tidak disetorkan pada pihak bank. (ASY)

Categories: Kabupaten Bandung,Priangan