Kecelakaan Kapal Marak, Kakansar Jabar Ingatkan Pemilik Kapal

Laporan : Kiki Andriana

SUMEDANG, eljabar.com — Kepala Basarnas Jawa Barat, S. Riyadi mengimbau kepada pihak pemilik kapal dan seluruh pengguna transportasi air untuk lebih meningkatkan keselamatan, hal ini menyusul maraknya peristiwa kecelakan kapal di sejumlah wilayah di Indonesia.

Foto diambil saat Kepala Basarnas Jawa Barat, S. Riyadi menggelar kegiatan di Kantor SAR Bandung.
Foto diambil saat Kepala Basarnas Jawa Barat, S. Riyadi menggelar kegiatan di Kantor SAR Bandung.

Untuk mengurangi resiko jatuhnya korban kecelakaan, S. Riyadi meminta kepada seluruh pemilik kapal dan pengguna transportasi untuk memperhatikan ketersediannya alat keselamatan, seperti Life Jacket, Sekoci hingga mengecek alat komunikasi atau alat sinyal distress,  ” imbuh S. Riyadi kepada sejumlah wartawan melalui aplikasi pesan, Sabtu (7/7/2018) siang.

Dua peristiwa terakhir yang tak berselang lama adalah kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba dan KM Lestari Maju di Perairan Selayar.

Peristiwa lainnya, kapal TB UJ 007/ BG. Yamani II, Jenis    Tug Boat (Barge) PT Putra Sihiong Madiri lost contact di sekitar perairan Balongan,  Kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Bojonegoro pada Tanggal 30 juni 2018 menuju pelabuhan Batang. Pada TW 0704 1500 G TB UJ 007 bisa berkomunikasi dengan Kapal ETI 101 milik syahbandar Indramayu berada pd ttk koordinat 06° 09′ 71” S – 108° 28′ 57” E (Jarak/ Radial dari Dermaga Pelabuhan Cirebon 103.07 Nm/357.32°), ” bebernya.

Menurut S. Riyadi,  pada tanggal 4 Juli kapal tersebut masih ada kontak, namun sampai saat ini Kapal TUG Boat masih lost contact, Hingga saat ini Kantor SAR Bandung terus berkoordinasi dengan instansi Instansi terkait untuk mendapatkan keberadaan Kapal TUG BOAT tersebut, ” sebutnya. (*)

Categories: Jawa Barat