Bripka Duwi Novi: Kepuasan Kami Adalah Disaat Polisi Itu Dijadikan Tempat Curhat Oleh Masyarakat

Laporan : Kiki Andriana

SUMEDANG, eljabar.com —  Brigadir Kepala Duwi Novi Samiyanto merupakan pria yang menjadi Polisi sejak 2003 itu dikenal oleh warga Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang sebagai sosok Polisi yang ramah dan tepat untuk dijadikan tempat bercurhat.

Duwi yang dikenal sebagai anggota Bhabin Kamtibmas Polsek Jatinangor yang selalu taat terhadap perintah tugas dari atasan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kewajibannya sebagai anggota Polisi.

Belum lama ini, Duwi Novi Samiyanto telah menemukan keberadaan tiga bocah malang yang bernama Aldo (7), Aldi (8), dan Yanti (11) yang merupakan warga asal RT 02 RW 07 Dusun Nengkor, Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang yang terlantar setelah ditinggalkan oleh kedua orang tua mereka selama 6 tahun lamanya. Dengan ketulusannya, Dwi pun cepat tanggap dan langsung menyalurkan bantuan kepada mereka dengan memberikan sejumlah perlengkapan alat sekolah dan sejumlah uang tunai, itupun dilakukannya dengan merogoh kocek sendiri, langkah dia pun sontak mendapatkan sorotan publik dan mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan.

“Awalnya saya mengetahui keberadaan keluarga tersebut dari perangkat Desa Cilayung, saya bertanya kepadanya apakah ada anak yang perlu dikasih bantuan peralatan sekolah, perangkat Desa pun akhirnya memberikan alamat rumah keluarga tersebut, tiba dirumah mereka, saya pun bertanya kepada Edah (55) yang juga merupakan nenek dari ketiga bocah tersebut, nenek tersebut menceritakan nasib ketiga cucunya tersebut. Kedua orang tua mereka (Aldi, Aldo, Yanti) sudah lama meninggalkan ketiga cucu saya,” beber Duwi Novi kepada eljabar.com saat ditemui di kediaman ketiga bocah malang tersebut, Sabtu (7/7/2018) kemarin.

“Tentu apresiasi ini semakin membuat saya, dan Polres Sumedang tidak berpuas diri, justru menjadi pompa semangat kami untuk terus memberikan pelayanan lebih baik bagi masyarakat. Dengan kerja ikhlas, tulus dan kerja cerdas kita akan menjalankan tugas dengan baik. Nah dengan dijadikannya Polisi menjadi tempat curhatan masyarakat ini dapat memompa kinerja kami. Kepuasan kami bukanlah untuk ditakuti dan disegani saat ada penangkapan, tetapi kepuasan kami adalah disaat Polisi itu dijadikan tempat curhatan oleh masyarakat,” kata dia. (*)

Categories: Jawa Barat