Alumni Adinira 92 Lakukan Gerakan Nyata Untuk Dukung Doamu Esa.

Sumedang,eljabar.com — Dalam rangka pencegahan stunting atau gizi buruk pada anak, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Pusat PKM LP2M UIN Bandung, akan mengadakan workshop pengenalan dan pembuatan susu kefir serta pendampingan selama 1 bulan kepada masyarakat Rancakalong Sumedang. Demikian disampaikan Dr. Neneng Windayani, M.Pd, Dosen sekaligus peneliti di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Neneng merupakan alumni dari SMAN NegerI 1 Sumedang lulus tahun 1992. Seangkatan dan sekelas dengan Bupati Sumedang Terpilih. “Saya sekelas dengan Bupati terpilih, kami menyebutnya Mr. Fid atau Murid Fisika Dua. Dengan terpilihnya beliau, semoga kesejahteraan masyarakat meningkat. Sesuai dengan visi kang Haji Dony” kata Neneng yang pernah kuliah di IKIP, UPI dan Program Doktor di ITB.

Wanita yang asli Tanjungsari ini, menyampaikan bahwa Susu Kefir sangat bermanfaat. Salah satunya untuk membantu menjaga kesehatan baik untuk dewasa maupun anak-anak, termasuk yang masih dalam kandungan. Jika program ini sukses dilaksanakan, harapan tingkat kesehatan masyarakat akan tumbuh baik. Tentunya, kesehatan yang baik akan menumbuhkan kesejahteraan secara berbanding lurus.

“Tema Kegaiatan ini, juga disesuaikan yaitu Pencegahan Stunting melalui Pemanfaatan Kefir Susu. Dan In syaa Allah akan di selenggarakan pada tangg 17 Juli sd 18 Agustus 2018” kata Neneng.

Neneng juga menjelaskan bahwa peserta sudah full, sebangak 60 orang yang berasal dari (Keluarga Penerima manfaat Program Keluarga Harapan, Kader PKK, Posyandu, Bidan Desa, Perangkat Desa)
Sasaran penerima manfaat: ibu hamil, ibu menyusui, balita.

Adapun teknis kegiatan berupa workshop pengenalan dan pembuatan kefir susu, pendampingan pemanfaatan kefir susu (selama 1bln), evaluasi akhir kegiatan.

Kegiatan ini menurut Neneng adalah Hasil kerjasama KPM PKH Kemensos, Kab Sumedang, Desa Pasir Biru Rancakalong,
ICMI Orwil Jabar, Komunitas Kefir Indonesia. Natura Kefir, Dapur Kefir Bandung, Mr. Fid dan tentunya Relawan Adinira 92.

Saat dihubungi secara terpisah melalui Whatsapp, ketua Relawan Adinira, Ganjar Saefudin menyampaikan bahwa Para Alumni Smansa Sumedang (adinira) khususnya angkatan 1992, sangat berharap ada perubahan di Sumedang. Tidak sedikit dari mereka yang siap membangun Sumedang bersama Doamu Esa melalui keahlian dan profesinya masing-masing. Seperti yang di contohkan oleh Teh Neneng. “Teh Neneng itu adalah Dosen, peneliti, dan penggiat Kefir. Alumni Kimia Bahan Alam dari ITB, sehingga pas sekali jika ilmu dan pengalamannya bermanfaat untuk Sumedang” kata Ganjar.(Abas)

Categories: Kabupaten Sumedang,Priangan