Ini Alasan ARBI Mendukung Jokowi – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

Laporan : Kiki Andriana

SUMEDANG, eljabar.com — Ketua Arus Baru Indonesia (ARBI) Pusat Dr. Ir. Lukmanul Hakim , M.Si., mengatakan ARBI bukan pemikiran baru, melainkan sudah lama dan dikembangkan bersama K.H. Ma’ruf Amin. “ARBI ini turut mewarnai arah gerak ekonomi dan persatuan bangsa. Juga menggerakan bangsa Indonesia guna mencari solusi dalam permasalahan bangsa,” kata Lukmanul Hakim saat Deklarasi ARBI di Dome  Kampus Al Ma’soem, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (6/9/2018).

Lukmanul menerangkan, keberadaan ARBI ini selain untuk menggerakan generasi muda, juga untuk mengantisipasi adanya kekhawatiran generasi muda kehilangan arah dan bentuk. “Banyak pemikiran Pak K.H. Ma’ruf Amin dalam ARBI ini,” sebutnya

Sebetulnya, ia mengatakan, pemikiran ARBI bukan pemikiran baru. “Hari ini ARBI dideklarasikan. ARBI ini pemikiran ulama besar. Ulama yang arif dan santun. Ulama menasehati dan tak mencaci. Mempersatukan dan tak  menghancurkan,” tegasnya.

“Pemikiran ini harus kita kawal bersama, untuk mewujudkan beliau ( KH. Ma’ruf Amin) menjadi pemimpin struktural. Beliau sudah menujukkan pimpinan kultural bagi bangsa Indonesia. Sebentar lagi diharapkan menjadi pemimpin struktural,” harapnya.

Menurut dia,  ARBI akan terus mengawal dengan kompetensi keulamaan, dan ulama karakter persatuan dan kesatuan bangsa. “ARBI yang didekkarasikan hari ini akan mengantarkan ulama K.H. Ma’ruf Amin menjadi pemimpin bangsa,” pungkasnya.

Pemikiran kiyai tersebut sudah dituangkan dalam arus baru. “Dalam waktu dekat kita akan vialkan,” katanya.

Pemikiran K.H. Ma’ruf Amin, katanya, menjelaskan persatuan dan kesatuan bangsa. “ARBI akan mwngawal KH.  Ma’ruf Amin, selain mengantarkan dan mengawal ulama menjadi pemimpin,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Al Ma’soem, Dr. Ir. H. Dadang M Masoem, M.Sc. Eng, pihaknya mengatakan deklarasi Arus Baru Indonesia (ARBI) ini sangat penting untuk dilaksanakam guna mengawal ulama, KH. Ma’ruf Amin yang melaju menjadi Calon Wakil Presiden untuk mendapingi Calon Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.,” kata Dadang saat deklarasi ARBI di Dome Kampus Al Ma’soem, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (6/9/2018) siang.

Menurut Dadang, K.H. Ma’ruf Amin merupakan ulama yang menjadi panutan umat. “Di tempat ini, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kala sempat bersilaturahmi dengan kakak saya ( H. Nanang Iskandar Masoem Alm) yang juga sebagai pengurus Yayasan Pendidikan Al Ma’soem ) bahkan beliau pun wafatnya dipangkuan Pak Jokowi waktu itu.”  Presiden dan Wakil Presiden pun bisa menghadiri pemakaman saat itu. Bahkan, lanjut Dadang, Presiden Jokowi sempat dua kali berkunjung ke rumah almarhum H. Nanang Iskandar Masoem,” beber Dadang.

Dadang pun menjelaskan, Presiden sebelumnya Abdurahman Wahid (Gusdur) juga pernah hadir di Al Ma’soem. Sejumlah pemimpin bangsa dan negara yang pernah hadir ke Al Ma’soem, jadi seorang pemimpin.

Ia pun berharap K.H. Maruf Amin menjadi pemimpin masa depan bangsa dan negara pada lima tahun mendatang. Bagi bangsa Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin bukan orang asing. Untuk itu, Al Ma’soem mendorong K.H. Ma’ruf Amin menjadi  pemimpin bangsa. “Pak K.H. Ma’ruf Amin tak diragukan  lagi, apalagi sebagai ulama dan ahli sunah waljamaah. Langkah ulama menjadi panutan,” ucap Dadang.

Ia pun menyambut baik dengan adanya deklarasi ARBI tersebut. Apalagi keberadaan ARBI sebagai organisasi yang permanen, bukan sementara seperti relawan.

“ARBI bisa mengawal secara aktif guna mengembangkan kemajuan dan kemakmuran bangsa dan negara,” harapnya. (*)

Categories: Nasional,Politik