Sempat Ditolak DPRD, Pemprov Kucurkan Rp175 Miliar untuk Bank Banten

BANTEN, eljabar.com – Bank Banten mendapat kepastian setoran modal setelah pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2018 pada Kamis (20/9/2018). Dalam APBD Perubahan 2018 tercakup di dalamnya setoran modal untuk Bank Banten senilai Rp 175 Miliar.

Direktur Utama (Dirut) Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa menyatakan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Banten Wahidin Halim, yang telah memberikan suntikan dana sebesar Rp 175 miliar untuk Bank Banten. Sehingga Bank Banten kembali dapat bernafas sedikit lega, untuk dapat menjalankan kembali bisnis perbankan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur, dengan adanya suntikan dana ini kami akan kembali menjalankan bisnis perbankan agar lebih baik lagi,” katanya melalui pesan singkat, Senin (24/9/2018).

Dikatakannya, meskipun sudah mendapatkan suntikan dana Rp 175 miliar bukan berarti rasionalisasi karyawan dihentikan. Namun kondisi saat ini masih terfokus kepada upaya pengembangan bisnis.

“Rasionalisasi akan tetap kita lakukan. Namun waktunya belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan. Saat ini kami lebih terfokus untuk membicarakan pengembangan bisnis,” ujarnya.

Sebelumnya pihak Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menolak langkah yang di ambil Pemprov Banten. Pihak DPRD berkilah agar terlebih dahulu dilakukan audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Saat dikonfirmasi, baik Kadiskominfo Banten maupun Komisi V DPRD Banten yang tadinya menolak rencana pemerintah memberikan suntikan dana ke Bank Banten, tidak mau memberikan komentar saat dimintai keterangan karena sedang berada di luar kota. Yang jelas anggaran tersebut sudah mendapat restu dari DPRD Prov Banten dan sudah diparipurnakan, tinggal menunggu revisi dari Mendagri saja.  *rie

Categories: Ekonomi