Di Kab. Bandung, Jadi Plt Kepala Sekolah Diduga Gunakan Sistem D3

KAB. BANDUNG, eljabar.com,- Penunjukan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) ataupun pelaksana tugas (Plt) di lingkungan Dinas Pendidikan Kab. Bandung ,Prov Jabar dibawah pimpinan H. AS selaku Kabid SMP Kabupaten Bandung diduga menggunakan sistem (D3), yakni Deukeut, Deuheus dan Duit.

Bukan tanpa alasan, karena yang dipilih menjadi Plt kepala SMPN, orangnya oknum ketua gugus melulu. Celakanya, oknum kepala SMPN yang dipercaya oleh H. AS terindikasi diduga kehilangan uang Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) mencapai ratusan juta rupiah.

Sumber terpercaya di Disdik Kab. Bandung berinisial HY mengaku heran mengapa Plt Kepala SMP  hanya oleh ketua gugus saja.

“Saya tidak habis pikir, kok plt kepala SMPN hanya oleh ketua gugus kendati sang ketua gugus jauh dari sekolah yang dijabat. Sedangkan kepala SMPN terdekat tak dipercaya. Ironisnya lagi, ada oknum kepala SMPN yang ditunjuk Kabid di Kecamatan Ciwidey  diduga kehilangan uang hingga Rp.200 jutaan. Itu uang BOS yang notabenenya untuk oprasional sekolah dan bayar guru honorer,” papar HY.

Sumber lain, sebut saja Wan, mengatakan, mestinya saat pengabilan uang BOS di bank disertai bendahara.

“Lagi pula tugas kepala sekolah bukan ngeukeupan duit (tidur bersama uang). Karenanya oknum kepala sekolah tersebut harus bertanggung jawab mengganti uang itu karena merugikan negara,” pungkasnya. A56

Categories: Uncategorized