Lakukan Open Class, SMAN 1 Glagah Kunjungi IPDN

SUMEDANG, eljabar.com — Rabu (10/10/2018) pada pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Balairung Rudini, SMA Negeri 1 Glagah Banyuwangi melakukan open class ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.

Kehadiran SMA ini dalam rangka open class yang dilakukan oleh pihak sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan mutu sekolah. Dedi Suhendi, S.Sos., M.Si selaku Kepala Bagian Kepegawaian menyambut rombongan mewakili Gubernur IPDN. Rombongan yang hadir sebanyak 292 orang, yang terdiri atas 285 orang siswa dan 7 orang guru pendamping.

Lakukan Open Class, SMAN 1 Glagah Kunjungi IPDN (2)Nuryadi, S.Pd selaku Asisten Kesiswaan SMAN 1 Glagah hadir memimpin rombongan tamu. Kehadiran rombongan ini selain untuk melakukan open class juga untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai IPDN secara lebih mendalam.

Sebelum perbincangan mengenai IPDN berlangsung, operator menampilkan selayang pandang IPDN yang berisikan profil singkat kampus pencetak kader bangsa ini. Ditampilkan pula tahapan pendaftaran online untuk mendaftar ke IPDN. Saat sesi tanya jawab berlangsung banyak pertanyaan yang diajukan seputar bagaimana syarat-syarat mendaftar ke IPDN, darimulai tinggi badan, nilai rata-rata dan lain sebagainya.

 “Ini adalah sebuah kebanggan besar dapat hadir disini. Besar harapan kami anak-anak kami dapat masuk di IPDN,” ujar Nuryadi, S.Pd. Pada saat acara berlangsung.

Perwakilan pengasuh IPDN dan praja IPDN turut hadir menyambut kehadiran rombongan untuk berbagi pengalaman selama berada di Kampus revolusi mental ini. Dedi turut serta menceritakan pengalaman beliau dari mulai ketika akan masuk STPDN dan selama menempuh pendidikan di STPDN.

Diakhir perbincangan sebelum rombongan diantar untuk berkeliling melihat sarana dan prasarana yang ada di IPDN, Dedi menyampaikan pesan-pesan kepada siswa SMAN 1 Glagah yakni, “Jika kalian ingin membantu orang tua, ingin membanggakan orang tua dan almamater SMA maka masuklah ke sekolah kedinasan. Dan satu lagi yang harus diingat, disini sudah tidak ada lagi tindak kekerasan,” katanya. (Abas)

Categories: Pendidikan