Mempersiapkan Kader Revolusi Mental, IPDN Laksanakan PPRM

SUMEDANG, eljabar.com — Jumat (13/10/2018) pada pukul 08.30 WIB bertempat di Gedung Balairung Rudini Kampus Jatinangor, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mempersiapkan kader-kader revolusi mental dengan melaksanakan kegiatan Praja Pelopor Revolusi Mental (PPRM). Kegiatan ini mengikutsertakan calon muda praja angkatan XXIX sebagai PPRM. Kegiatan PPRM ini berlangsung pada tanggal 12-14 Oktober 2018. Peserta kegiatan ini sendiri terdiri atas 1.991 orang calon muda praja. Terdiri atas 1.318 orang praja putra dan 673 orang praja putri.  Serta menugaskan 40 orang panitia yang terdiri atas asisten fasilitator, pendamping dan pengasuh.

Antusiasme Siswa SMU Tunas Luhur Probolinggo Terhadap IPDN (1)Hadir membuka jalannya kegiatan PPRM ini yakni Plt. Rektor IPDN Prof. Dr. Drs. Ermaya Suradinata, S.H., M.H., M.S. yang didampingi oleh Dr. Andi Ony Prihartono, M.Si selaku Kepala Biro Administrasi Keprajaan dan Kemahasiswaan. Jajaran pendamping, pengajar, pelatih dan pengasuh pun turut hadir mengikuti jalannya acara. Kepala Bagian Pengasuhan sekaligus Ketua Penyelenggara, Syamsu Khoiruddin, S.STP., M.Si dalam laporannya menyampaikan tujuan utama dari kegiatan ini yakni memberikan wawasan tentang gerakan revolusi mental kepada calon muda praja. Kegiatan PPRM ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan IPDN kepada seluruh calon muda praja.

Antusiasme Siswa SMU Tunas Luhur Probolinggo Terhadap IPDN (3)Ini merupakan tahun keempat pelaksanaan PPRM. “IPDN berusaha untuk membentuk dan membekali calon muda praja angkatan XXIX dengan nilai-nilai revolusi mental, agar dapat menghasilkan jati diri seorang pamong praja yang bukan saja berkepribadian luhur, namun juga memiliki etos kerja yang baik, integritas yang tinggi serta mampu bekerja sama dengan rukun melalui prinsip kegotongroyongan sehingga mampu menciptakan hasil kerja yang dapat mendorong percepatan pembangunan nasional”, ujar Plt. Rektor IPDN. Untuk selanjutnya, calon muda praja diberikan materi-materi mengenai revolusi mental dengan membagi ke dalam 40 kelas. (Abas)

Categories: Pendidikan