You are here: Home » Priangan » Kabupaten Sumedang » 350 Operator Dapodik Kabupaten Sumedang Bimtek BOS 2018

350 Operator Dapodik Kabupaten Sumedang Bimtek BOS 2018 

photostudio_1515592397703

HuSUMEDANG, eljabar.com — Para operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang sebanyak 350 orang mendapatkan Bimbingan Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018, bertempat di Hotel Montana Kabupaten Kuningan, Rabu, (10/1/18).
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, Asisten Pembangunan H. Amim, Kepala Bappppeda H. Sanusi Mawi, Ketua TP-PKK Kab. Sumedang Hj. Hanne Budhi Eka Setiawan, Ketua PGRI Kab. Sumedang H. Dedi Suhayat serta unsur pejabat Dinas Pendidikan Kab. Sumedang dan tamu undangan lainnya.
Diterangkan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumedang Sonson M. Nurikhsan selaku penanggungjawab kegiatan, Bimtek yang dilaksanakannya tersebut merupakan gelombang kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan kepada sebanyak 400 operator lainnya.
“Bimtek BOS seperti saat ini memang sudah menjadi agenda tahunan, dan sengaja kita selenggarakan di luar kota dengan tujuan agar para operator tidak terlalu jenuh karena hampir 1×24 jam mereka nongkrong dihadapan komputer,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappppeda Sanusi Mawi yang diberi kesempatan memberikan sambutan saat itu menuturkan, selaku Ketua Harian Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kab. Sumedang dirinya telah diberi mandat oleh Bupati, dimana mulai tahun 2018 saat ini harus memberikan porsi lebih terhadap sektor Pendidikan dan Pertanian selain pembangunan infrastruktur.
“Dengan demikian, atas arahan beliau (Bupati) juga, maka khusus terkait honor untuk para operator Dapodik Disdik tahun 2018 akan kita naikkan yang tadinya setiap bulan menerima honor sebanyak 125 ribu menjadi 275 ribu,” ungkap Uci sapaan akrab Sanusi.
Terkait kenaikan honorarium untuk para operator yang mana seluruhnya adalah Non PNS, Bupati Eka mengatakan dirinya akan berupaya sehingga nominalnya terus dapat ditingkatkan setiap tahunnya.
“Harus diingat kalau maju dan mundurnya suatu bangsa salah satunya adalah tergantung kepada pendidikan. Oleh karena itu saya akan terus dorong sektor pendidikan di Sumedang, dan kenaikan insentif para operator ini juga erat kaitannya dengan kesuksesan program pendidikan, dimana selama ini para operator Dapodik telah bekerja sangat luar biasa dalam membantu para Kepala Sekolahnya masing-masing khususnya dalam hal penginputan data BOS,” bebernya.
Ditambahkan Bupati, dirinya juga mempunyai kehendak untuk terus menaikkan honorarium para operator (Dapodik), namun tentunya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan keuangan daerah.
“Memang tahun 2018 ini kondisi keuangan kita (APBD) sedang berat, namun secara bertahap kita akan berupaya untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para operator sehingga minimal ke depan jumlahnya sama dengan Upah Minimum Kabupaten,” pungkasnya.
Di akhir acara, Bupati Eka pun meresmikan keberadaan Forum Dapodik Kab. Sumedang yang ditandai dengan penyerahan kartu anggota forum secara simbolis.
Forum ini nantinya akan berperan sebagai jembatan bagi para operator Dapodik di wilayah Kab. Sumedang dalam menyampaikan segala aspirasinya. (Abas)

22 total views, 1 views today