You are here: Home » Priangan Timur » Kabupaten Pangandaran » Amankan Tabnas Siswa, Kadisdikpora Pangandaran Tegaskan Tidak Pungutan Biaya Pengurusan Pensiun

Amankan Tabnas Siswa, Kadisdikpora Pangandaran Tegaskan Tidak Pungutan Biaya Pengurusan Pensiun 

photostudio_1488032993423PANGANDARAN, eljabar.com — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pangandaran Drs. H. Surman menegaskan agar para pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan etos kerja dan disiplin dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Hal tersebut diungkapkan dalam pidato sambutanya pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Tunas Kecamatan Cimerak Tahun Buku 2016, Kamis (22/02/2017).
Dikatakan Surman, selain menjalankan tugas dengan baik dan benar, khusus jajaran dibawah naungan Dinas Pendidikan juga agar menjauhkan diri dari pungli dalam bentuk apapun, “Kami menghimbau agar dalam menerima bantuan apapun untuk diterapkan sesuai dengan peruntukan serta juklak dan juknis agar terhindar dari jerat hukum,” ungkapnya.
Surman juga mengingatkan, “Perihal tabungan siswa yang selama ini menjadi polemik dibanyak sekolah, saya meminta agar setiap sekolah yang memiliki tabungan siswa untuk segera disimpan dilembaga yang berbadan hukum seperti bank atau koperasi,” ujarnya.
Masih kata Surman, mengenai adanya pungutan biaya untuk mengurus kenaikan pangkat, golongan serta pensiun yang sebelumnya banyak terjadi maka untuk hari ini dan dikemudian hari jangan ada lagi, “Kami tegaskan tidak ada biaya apapun untuk mengurus yang berkaitan hal tersebut,” jelasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Ketua KPRI Tunas beserta pengurus, Camat Cimerak, ratusan anggota KPRI Tunas serta tamu undangan lainya.
Di lain pihak Anggota Ormas pangandaran meminta kepada eljabar.com agar Kadisdikpora Pangandaran H. Surman untuk segera membenahi oknum PNS Disdik Pangandaran yang menjadi calo CPNS inisial HN, berdasarkan data bukti Kwitansi yang di tanda tangani oleh HN berjumlah tiga orang yang telah menjadi korbanya terutama di wilayah binaan UPTD Mangun Jaya Kabupaten Pangandaran. (Jaja, ST)

5,770 total views, 1 views today