You are here: Home » Jawa Barat » Asuransi Hari Tua, Buah Tangan  Rapimda Golkar Jawa Barat

Asuransi Hari Tua, Buah Tangan  Rapimda Golkar Jawa Barat 

photostudio_1493356907656KARAWANG,eljabar.com — Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan bahwa Rapat 
Pimpinan Daerah Partai Golkar tingkat Jabar yang ia pimpin pada Rabu
(26/4) di Karawang, bukan hanya membahas dinamika politik Jawa Barat
yang saat ini tengah berkembang.
Lebih dari itu, pria yang kini gemar mengenakan peci hitam dan kemeja
putih tersebut menjelaskan, partainya mendorong tiga program  yang harus
bisa dinikmati oleh seluruh publik Jawa Barat. Tiga program itu adalah
Asuransi Hari Tua, Jaminan Kesehatan Gratis dan Pendidikan Berkarakter.
“Saya instruksikan program ini kepada seluruh kepala daerah yang berasal
dari Partai Golkar di Jawa Barat, anggota Fraksi di DPRD Kabupaten/Kota
juga dari DPRD Provinsi. Ini harus dikawal,” kata Dedi hari ini Jum’at
(28/4) di rumah dinas Bupati Purwakarta, sesaat sebelum keberangkatan
dirinya ke Mesir atas undangan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia
Mesir.
Dedi memberikan sorotan khusus terhadap Program Asuransi Hari Tua. Sebab
selama ini, dia melihat, masyarakat usia lanjut, sebagian besar tidak
lagi bisa produktif untuk bekerja. Beberapa diantaranya bahkan terpaksa
hidup sebatangkara dan mengharap belas kasihan orang lain karena
terhimpit kebutuhan ekonomi sehari-hari.
“Ini menjadi masalah sosial tersendiri di Jawa Barat, di hari tua banyak
orang lansia hidup sebatangkara. Maka, solusinya, orang-orang yang hari
ini masih berusia produktif harus memiliki asuransi agar hari tuanya
bisa bahagia,” ucap Dedi.
Untuk dua program lain, yakni Jaminan Kesehatan Gratis dan Pendidikan
Berkarakter menurut Dedi, sudah berhasil di Purwakarta, sebuah kabupaten
yang ia pimpin selama dua periode terakhir. Sehingga, menurutnya,
tinggal cakupan wilayahnya saja yang diperluas bukan hanya di
Purwakarta.
“Untuk Jaminan Kesehatan Gratis, itu bisa di-cover oleh biaya APBD, di
Purwakarta itu bisa. Orang sakit tinggal masuk saja ke rumah sakit,
tagihannya nanti dibayarkan oleh Pemda. Terakhir, soal Pendidikan
berkarakter, banyak orang tua mengeluh, anak mereka gak bisa masak,
mencuci, mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Kebanyakan main gadget,
ini kan problem. Anak-anak kita gak produktif, akibatnya sawah dijual,
kebun dijual,” tegas Dedi.
Dalam Rapimda Partai Golkar Jawa Barat yang juga dihadiri oleh Gubernur
Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Bupati Karawang Cellica Nurrachdiana
tersebut diputuskan bahwa Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi
Mulyadi diusung oleh para pengurus DPD Kabupaten/Kota di Jawa Barat
untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur pada Pilkada Jabar 2018
mendatang. (*)

9,250 total views, 1 views today