You are here: Home » Priangan » Kota Bandung » Baru Sekitar 40 Persen Pegawai Sumedang Yang Telah Terima SK Kenaikan Pangkat

Baru Sekitar 40 Persen Pegawai Sumedang Yang Telah Terima SK Kenaikan Pangkat 

photostudio_1512528134200Sumedang,eljabar.com — Sampai dengan bulan Desember saat ini, menurut Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pengembangan SDM Endi Ruslan, baru sekitar 40 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang menjalani kenaikan pangkat per 1 Oktober lalu, menerima Surat Keputusan Kenaikan Pangkat mereka.

“Dengan demikian, dari total keseluruhan 2004 orang ASN yang naik per 1 Oktober, saat ini baru kurang lebih sekitar 800 ASN dari berbagai wilayah Kab. Sumedang yang telah menerima SK Kenaikan Pangkat,” ungkap Endi sesaat sebelum acara pembukaan Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Informasi dan Administrasi Kepegawaian Wilayah V dari lima kecamatan yaitu Kecamatan Tanjungkerta, Tanjungmedar, Surian, Buahdua dan Conggeang yang digelar di Gedung Koperasi Persatuan Guru tanjungkerta Kecamatan Tanjungkerta, Selasa, (5/12/2017).

Masih menurut Endi, pihaknya saat ini tengah menunggu Pertimbangan Teknis dari Badan Kepegawaian Negara, setelah adanya PT dari BKN itulah kemudian penetapan SK kenaikan pangkat di tingkat daerah baru bisa dilaksanakan.

“Ya kan BKN bukan hanya mengurus (Kenaikan Pangkat) yang Jawa Barat saja, melainkan bersama Provinsi banten juga. Jadi dapat dipastikan jumlahnya juga banyak. Sabar dulu lah yang penting akhir tahun 2017 ini semuanya beres,” ujarnya.

Semua penuturan Endi saat itu tentunya senada dengan instruksi yang pernah dilontarkan Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, dimana Bupati menginginkan pegawai ASN yang menjalani kenaikan pangkat per 1 Oktober 2017, seluruhnya bisa dirampungkan paling lambat pada bulan Desember tahun 2017 ini.

Sementara itu, masih dalam kesempatan yang sama, setelah sebelumnya menyerahkan SK kenaikan pangkat bagi sebanyak 33 orang serta penyerahan penghargaan pengabdian Satyalancana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun kepada 19 orang ASN, dikatakan Bupati bahwa birokrasi merupakan tulang punggung pemerintahan. “Keberuntungan menjadi seorang pegawai ASN pun harus disyukuri dengan sebaik-baiknya, mengingat saat ini untuk menjadi seorang ASN bukanlah merupakan perkara mudah,” ucap Eka.

“Saat ini untuk menjadi seorang ASN sangat susah, mengingat alokasi kebutuhan yang sedikit sementara peminatnya banyak. Untuk itu sebagai ASN kita harus pandai bersyukur dengan cara melakukan setiap tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Terkait penyelenggaraan acara sosialisasi yang diinisiasi BKPSDM saat itu, ditegaskan Bupati dihadapan lima Camat dan para peserta dari berbagai UPTD/UPTB lima kecamatan, bahwa ASN masa kini harus mampu menyesuaikan diri dengan laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat.

“Dalam sistem kepegawaian pun saat ini sudah banyak yang menggunakan Ilmu Teknologi (IT). Untuk itu para ASN harus mampu menyesuaikan diri mengikuti perkembangan yang ada, dan jangan malas untuk belajar,” tukas Eka.(Abas,Arip)

5,026 total views, 1 views today