You are here: Home » Cirebonan » Dua anggota Polantas Polres Kuningan Dapat Penghargaan Kapolri

Dua anggota Polantas Polres Kuningan Dapat Penghargaan Kapolri 

Kapolres Kuingan AKBP Yuldi Yusman di dampingi Waka Polres Kompol Suherman, dan Kasat Reskrim  AKP Syahrohni dalam gelar perkara pembobolan uang tunai dalam kendaraan, memperlihatkan kedua pelaku dan uang sebagai barang bukti yang membawa harum Polres Kuningan di Mata Kapolri, (foto Maman Sutarman).

Kapolres Kuingan AKBP Yuldi Yusman di dampingi Waka Polres Kompol Suherman, dan Kasat Reskrim AKP Syahrohni dalam gelar perkara pembobolan uang tunai dalam kendaraan, memperlihatkan kedua pelaku dan uang sebagai barang bukti yang membawa harum Polres Kuningan di Mata Kapolri, (foto Maman Sutarman).

Kuingan,eljabar.com — setelah bergelut dengan maut dua anggota lantas akif Brigadir Agung Rusmanto dan Brigadir Pratama Putra mengejar pelaku pembobol uang dalam mobil milik bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan berhasil dilumpuhkan, dan dikembalikan uangnya, dari peristiwa heroik itulah mereka di apresiasi dan mendapat penghargaan dari Kapolri Jendral Tito Karnafian.

Peristiwa yang terjadi antara bandit dengan Polisi layaknya dalam sebuah drama visual, kedua bandit Riki Mararona (35), dan Rafi Ahmad (35) warga  Lubuk Linggau itu kini menginap di hotel prodeo Mapolres Kuningan karena perbuatannya, kedua tersangka usai melakoni drama pencurian uang tersebut kini tengah dikerangkeng jeruji besi menunggu hasil BAP Polres dengan fasal 363 KUHP undang-undang tindak pidana pencurian kekerasan.

Pengaspresiasian dan pemberian penghargaan Kapolri tersebut melalui Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH. MH didampingi Kapolres dalam acara gelar apel Bersama Tiga Pilar, selain itu bupati juga memberikan penghargaan kepada puluhan anggota Polres dan masyarakat yang telah membantu mengejar dan meringkus pelaku tindak kejahatan, glaran apel terbeut di ikuti oleh Kapolsek, Danramil, camat, Kades, Lurah serta Babinsa dan Babinkamtibmas se Kabupaten Kuningan di Aula Kampus Uniku Rabu (18/10).

Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman dalam keterangan persnya menyatakan, uang yang dibobol kedua tersangka di dalam mobil tersebut, itu adalah uang untuk pembayaan gajih pegai non PNS Dinas Pendidikan sebanyak 170 juta rupiah, “meski uang tersebut jumlahnya tidak utuh tetapi didapat kembali, namun uangnya masih harus di Polres untuk sementara waktu karena dibutuhkan pelengkap BAP.

“saya berharap bila membawa uang banyak mau menyimpan atau mengambil dari Bank harus berhati-hati,” himbaunya. Menjawab pertanyaan Harian Sinar Pagi, Kapolres menyatakan belum pernah ada masyarakat yang minta bantuan kepda kepolisian, “selama ini masyarakat belum pernah ada yang meminta bantuan pengawalan keamanan kepada Polisi bila mau menyimpan atau mengambil uang dari Bank dengan jumlah banyak, maka behati-hatilah dan waspadai situasi di keramaian orang,” terangnya (Maman Sutarman).

13,506 total views, 1 views today