You are here: Home » Megapolitan » Kabupaten Karawang » Kematian Enok di Saudi Arabia Tidak Wajar

Kematian Enok di Saudi Arabia Tidak Wajar 

img-20161224-wa002_1KARAWANG, eljabar.com– Enok Bin Empan (40) merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Jeddah, Saudi Arabia. Wanita asal Dusun Rawawiru RT/RW 009/003, Desa Parawolong, Kec. Purwasari, Kab. Karawang itu mulai bekerja sebagai TKI sejak tahun 2008 silam.
Namun, kabar tak sedap menerpa keluarga Enok, terutama sang adik Ata Sugianto (30). Pasalnya, di media sosial facebook, Ata mendapati informasi bahwa sang kakak telah meninggal dunia.
“Pada Jumat tanggal 23 Desember 2016, sekira pukul 23.30 Wib telah datang saudara Ata Sugianto yang merupakan keluarga Enok ke Polsek Purwasari, Polres Karawang. Ia melaporkan perihal meninggalnya Enok di Saudi Arabia yang diduga tidak wajar,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Yusri Yunus, Sabtu 24 Desember 2016.
Informasi meninggalnya sang kakaK didapat Ata pada Minggu tanggal 18 Desember 2016 sekira pukul 19.30 Wib. Saat itu Ata sedang online di facebook dan membuka halaman ‘Karawang Info’. Saat itu juga, Ata melihat salah satu postingan dari salah satu pengguna FB yang melakukan share tulisan ‘Mohon bantuan barangkali ada yang mengenal foto berikut, bila ada yg mengenal mohon hubungi keluarganya’.
“Saat itu juga, Ata merasa mengenal wajah yang diposting tersebut. Ata mendapati info kakaknya yang diposting itu telah meninggal diduga dibunuh lantaran pada wajah Enok tampak memar. Namun Ata berusaha meyakinkan diri dengan cara mencocokan foto korban yang masih hidup dengan foto di facebook,” tutur Yusri.
Setelah mencocokan foto tersebut dengan dibantu dengan anggota keluarga yang lain, Ata pun yakin bahwa foto yang berada di FB tersebut adalah benar kakak kandungnya.
“Setelah merasa yakin, Ata melapor ke Polsek Purwasari. Dia berharap ada bantuan dari pihak pemerintah setempat untuk mengembalikan jenazah almarhumah Enok ke Indonesia. Sementara pihak kepolisian melakukan upaya penyelidikan, berkoordinasi dengan Kantor lmigrasi Kab. Karawang guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Polisi juga melakukan koordinasi dengan PJTKl yang memberangkatkannya serta berkoordinasi dengan BNP2 TKl
Kab. Karawang,” pungkasnya. (B. Hermawan)

6,819 total views, 1 views today