You are here: Home » Priangan Timur » Kabupaten Pangandaran » Oknum Camat di Pangandaran Nekad jadi Calo CPNS

Oknum Camat di Pangandaran Nekad jadi Calo CPNS 

IMG-20170114-WA002_1_1PANGANDARAN, eljabar.com — Jaringan calo calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Pangandaran sangat piawai dan teroganisir. Sebab, untuk meyakinkan korbannya, pelaku memberikan surat keterangan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang mencatut nama Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.
Ketika memberikan surat NIP palsu tersebut, pelaku mengatakan para korban sudah diangkat menjadi CPNS di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran. Namun belum dapat bertugas, karena masih mengunggu SK Penugasan. Awalnya pelaku mengatakan ada pengangkatan K1 dan K2 langsung dari pusat.
Kasmudin salah seorang korban menjelaskan, “Kalau data saudara kami sudah masuk ke pusat untuk diproses. Tapi nyatanya sampai saat ini tidak ada pengangkatan itu,” ungkap Kasmudin pada saat membuat laporan polisi (LP) di Polsek Pangandaran dan menceritakan semua kronologis dari awal terjadinya transaksi dengan calo CPNS berinisial Kus, kepada penyidik Polsek Pangandaran.
Kemudian salah satu saudara korban penipuan calo CPNS, Kasmudin yang memberikan sejumlah uang untuk saudaranya yang ingin menjadi CPNS mengaku, telah menyetorkan uang Rp.80 juta kepada sang calo yang sekarang baru dilantik menjadi camat.
Kasmudin menjelaskan juga kepada penyidik Polsek Pangandaran, bahwa pelaku dapat meyakinkan korban, dan memberikan NIP palsu dengan mencatut nama pegawai BKN.
Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata menanggapi serius perihal dugaan kasus penipuan CPNS yang dilakukan oleh oknum camat tersebut. Bupati Jeje mengatakan saat wawancara di Gedung TIC Pangandaran, bahwa belum jelas perihal kasus tersebut dan bagaimana perkembangan laporannya, apakah ini kerjasama atau ada pihak lain dibelakangnya. “Saya telah menyuruh sekda untuk memanggil oknum camat tersebut dan kita lihat saja dulu hasil penyelidikan kepolisian, dan saya akan tindak tegas bila terbukti, melanggar atau menjadi CPNS,“ ungkapnya. (Jaja, ST)

6,611 total views, 1 views today