Jelang Natal, Disperindag Sumedang Pantau Harga Sembako

 

TANJUNGSARI eljabar.com -Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumedang didampingi pihakkepolisian Polres Sumedang melakukan sidak persediaan pasokan makanan menjelang hari natal dan tahun baru ke berbagai pasar tradisional serta moderen.

Sidak ini dipimpin oleh Kepala Disperindag, Dadang Sukma saat kunjungan rombongan mengajakpara pedagang berbincang dan menanyakan persediaan pasokan makanan.

Hasil pantauan saat ini harga masih stabil pasokan pangan menjelang hari raya natal masihtersedia.”Pasokan beras, daging dan bahan-bahan pokok lainnya masih tersedia, pasokan masihbanyak,” kata Dadang kepada eljabar.com , kemarin.

Dalam kunjungan ini, rombongan melakukan sidak ke pasar tradisional pasar Tanjungsari, Parakanmuncang, Resik Jatinangor dan Supermarket Superindo Mall Jatos serta beberapadistributor beras.

“Pantauan kami dilapangan jelang Natal dan Tahun Baru 2018 harga kebutuhan pokok normal.Selain itu pantauan dilakukan sebagai langkah pencegahan dan antisipasi pedagang nakal denganmenaikkan harga kebutuhan pokok,”terangnya.

Selain harga kebutuhan pokok, sidak juga berlanjut kepada penjualan elpigi ukuran 3 Kg yang ada dipangkalan. Hasilnya gas tersebut pasokanya aman dan pangkalan menjual elpigi Rp 16.500 ukuran3 Kg.

“Setelah kami melakukan pantau harga kebutuhan pokok. Juga melakukan pemantauan harga elpigiukuran 3 Kg yang bisa di katakanaaman dan stok cukup. Bahkan pangkalan menjual harga normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 16.500,”ucapnya.

Dengan hasil pantauanya tidak dipungkiri ada beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikanharga. Hanya saja kenaikan itu tidak secara signipikan dan wajar-wajar saja.

Meskipun begitu, kata Dadang hasil pantauan di pasar Moderen Superindo di pusat perbelanjaanMall Jatos justru harga telor ayam negri lebih murah di banding harga di pasar tradisional.

Manager Supermarket Superindo Dwiratih Kusumawardhani mengatakan harga yang di jual disupermarket ini ada sebagian kebutuhan pokok yang justru harganya lebih murah di banding hargapasar tradisional.

Hanya saja, tidak semua produk di jual lebih murah tetapi lebih diutamakan kwalitas sertakebersihan. “Kalau harga telor ayam negri kami jual sekitar Rp 2.325/ons. Namun kami lebihmengedepankan kwalitas dan kebersihan demi kenyamanan para pengunjung,”tuturnya. (Abas,Arip)

Categories: Uncategorized