Sonia Independen, Demokrat Pecah?

photostudio_1513509017580
Sedikitnya 17 DPAC Partai Demokrat Kab.Sumedang siap dipecat sebagai konsekuensi atas dukungan terhadap paslon Setya Widodo dan Sonia Sugian di konstelasi pilkada Sumedang 2018 mendatang.  eljabar.com / Kiki Andriana.

SUMEDANG, eljabar.com  – Keputusan Sonia Sugian untuk maju sebagai calon wakil bupati Sumedang melalui jalur independen, menuai banyak opini di berbagai kalangan, ada yang menyambut positif, ada yang menyayangkan, ada pula yang berkomentar negatif hingga isu perpecahan Partai Demokrat pun akhirnya mulai berkumandang ditengah masyarakat.

Seolah keputusan Sonia untuk mengikuti keinginan tim kemenangannya dan sejumlah masyarakat Sumedang, Sonia menjadi sebuah ancaman bagi partai Demokrat DPC Kab. Sumedang di perhelatan pemilihan umum kepala daerah ( Pemilukada) Kab.Sumedang, 2018 mendatang.

Terlepas dari penilaian pribadi Sonia, yang merupakan kader Partaii Demokrat yang juga menjabat sebagai ketua PDRI DPC Kab.Sumedang, sedikitnya 17 DPAC Partai Demokrat menyatakan siap untuk memenangkan paslon Setya Widodo dan Sonia Sugian menjadi calon bupati dan wakil bupati Sumedang di Pilkada Sumedang, bahkan ke -17 pimpinan DPAC Partai Demokrat menyatakan siap dipecat dari Partai Demokrat terkait dukungan terhadap paslon yang maju melalui jalur independen ini, tentunya ini akan menjadi pertanyaan besar bagi publik, khususnya bagi masyarakat kabupaten Sumedang, publik pasti akan bertanya sebenarnya ada apa ditubuh Partai Demokrat Kab.Sumedang, dan tentunya publik akan menilai bahwa adanya perpecahan di tubuh Partai Demokrat. Ujar Imar Sutaryat , Seorang pemerhati politik Kab.Sumedang saat ditemui di Cimanggung, Kab.Sumedang, Minggu (17/12/2017)

Seperti dikabarkan sebelumnya, lanjut Imar , Partai Demokrat telah menetapkan Erwan Setiawan untuk maju sebagai bakal calon wakil Bupati Sumedang mendampingi politisi PPP, Dony Ahmad Munir, namun kenyataannya sebanyak 17 DPAC Partai Demokrat menyatakan untu memenangkan Sonia Sugian.

“ Tentunya ini akan menjadi boomerang bagi Partai Demokrat yang akan berdampak akan terjadi perpecahan suara bagi Demokrat dan diprediksi bakal mempengaruhi elektabilitas pasangan Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan di Pilkada Kab.Sumedang, 2018 mendatang.“ Kata dia

Mungkin Sonia memiliki sejumlah alasan dirinya memilih maju melalui jalur independen. Intinya, kata Imar , saya melihat  dia maju karena aspirasinya tentang penjaringan calon kepala daerah Kab.Sumedang tak sejalan dengan keputusan DPP Partai Demokrat, hal itu sedikit banyak akan berpengaruh. Sekecil apapun, akan berpengaruh. Apalagi jika Sonia memiliki masa.” katanya

Ditambahkannya, perbedaan di internal partai tak hanya menimbulkan perpecahan, sedikitnya dua kader Partai Demokrat yang cukup populer yang juga sebagai putra daerah kab.Sumedang, yakni Sonia Sugian dan Euis Muly Sukarya , namun DPP Demokrat menetapkan Erwan Setiawan sebagai calon yang diusung Demokrat, Fenomena tersebut, menurut dia, mencerminkan bahwa mekanisme pengambilan keputusan yang penting di tingkat partai, belum berjalan demokratis, ” Masih tertutup, elitis, tidak transparan dan tak bisa dipertanggungjawabkan yang akhirnya menimbulkan friksi dan faksi, dan Partai politik, menurut dia, harus segera mengakhiri mekanisme yang tidak demokratis tersebut. Sebab, jika dibiarkan terus berlanjut, hal itu akan semakin mempercepat terjadinya proses deparpolisasi atau ketidakpercayaan rakyat terhadap partai politik.“ Sebutnya. (*)

Categories: Uncategorized