SatPol PP Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM

Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Foto. Humas Pemkab Sumedang)
Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). (Foto. Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG, eljabar.com — Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kabupaten Sumedang Tahun 2017 yang digelar di Gedung Negara, Rabu (20/12/2017).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 440 orang peserta yang merupakan anggota Satpol PP dan Damkar Se-Kabupaten Sumedang, dan dibuka secara resmi oleh Bupati Eka Setiawan didampingi Kepala Bappppeda Drs. H. Sanusi Mawi, Kasatpol PP Drs. H. Asep Sudrajat beserta seluruh jajarannnya.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sumedang H. Y.Karyono selaku ketua penyelenggara saat menyampaikan laporannya dihadapan Bupati mengatakan, kegiatan yang diselenggarakannya tersebut dilaksanakan untuk mewujudkan penyelenggaraan Visi dan Misi SatPolPP dan Damkar Kabupaten Sumedang, meningkatkan Kapasitas SDM para anggota serta sinergitas Satpol PP Kabupaten Sumedang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Pol PP Asep Sudradjat mengatakan, beban kerja aparatur Satpol PP ke depan semakin berat seiring hadirnya berbagai macam gangguan ketertiban dan ketenteraman yang terjadi, akibat perkembangan kehidupan masyarakat.

Terlebih lagi, bagi Kab. Sumedang, tahun 2018 sedang bersiap untuk melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah. “Seiring dengan berbagai macam masalah gangguan dan ketertiban bahkan menyongsong pemilukada, tugas dan beban kerja anggota SatPol PP dirasa semakin berat. Harapan terbesar kami ke Pak Bupati adalah agar turut memperhatikan legalitas status kinerjanya, bahkan ada Perbup yang mengatur akan upah minimum untuk para anggota. Mengingat, hampir 70 persen anggota kami masih tenaga sukarelawan,” ucapnya.

Menyikapi pernyataan yang dilontarkan Kasatpol PP saat itu, tak ditampik Bupati bahwa peran Satpol PP sangatlah besar dalam pengamanan kebijakan pemerintah dan menjaga ketertiban umum dalam upaya menciptakan kondisi tertib dan teratur pada suatu daerah. “Satpol PP di satu sisi berperan sebagai perangkat pemerintah dalam memelihara ketenteraman dan ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah, di sisi lain anggota Satpol PP juga merupakan bagian dari masyarakat umum yang memiliki tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, saya merasa bangga atas pencapaian kinerjanya selama ini”, ujarnya.

Namun demikian, lanjut Bupati, Satpol PP harus tetap konsisten dalam menjaga citra dan wibawa pemerintah dalam penegakkan disiplin di lingkungan masyarakat, walaupun dengan upah yang belum sesuai dengan harapan disebabkan harus mengacu kepada Peraturan Pemerintah. ”Walaupun Satpol PP harus berhadapan dengan situasi yang sulit dan terkadang dilematis, namun sikap baik seorang anggota Satpol PP harus tetap jadi teladan agar tetap dekat dengan masyarakat, mudah-mudahan di tahun anggaran baru upah piketnya bisa bertambah,” tukasnya.

Diakhir acara, Bupati memberikan secara simbolis seperangkat seragam dinas dan bantuan santunan sebesar Rp. 15 juta kepada keluarga anggota Damkar M.Ramli (36) yang meninggal saat bertugas.

Selepas membuka acara Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Se-Kabupaten Sumedang Tahun 2017, masih di lingkungan Gedung Negara, Bupati berkesempatan bertemu dengan para aktivis Bela Palestina, Isu LGBT serta penggalangan dana untuk Palestina serta korban gempa Priangan Timur oleh sekitar 1000 orang yang tergabung dalam Forum Solidaritas Masyarakat Sumedang untuk palestina, yang dipimpin oleh Kordinator lapangan Ust Dedi Mulyadi.

Saat bertemu para aktivis, dalam arahannya dirinya mendukung pernyataan sikap Forum Solidaritas Masyarakat Sumedang untuk Palestina yang merupakan gabungan dari 60 organisasi masyarakat yang ada di kabupaten sumedang. “Atas nama pribadi dan Pimpinan Daerah saya mendukung pernyataan sikap forum ini sebagai aspirasi masyarakat untuk membela umat islam, namun saya berharap aksi ini tetap berjalan kondusif,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga memberikan donasi yang diberikan kepada koordinator lapangan. (Abas,Arip)

Categories: Uncategorized