MoU Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme di Kabupaten Sumedang

MoU Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme di Kabupaten SumedangSUMEDANG, eljabar.com — Pemerintah Daerah, Polres, PC NU, PD Muhammadiyah Laksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman Cegah Paham Radikalisme Dan Terorisme Di Kabupaten Sumedang.

Dalam rangka mencegah paham radikalisme dan terorisme di wilayah Kabupaten Sumedang, Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama dengan Polres Sumedang, Pengurus Cabang Nahdlatul ulama Kab. Sumedang dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sumedang melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman di Gedung Islamic Center, Jum’at (29/12).

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh tiga pihak, dimana Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata, S.I.K, bertindak selaku  pihak pertama, Ketua PC NU Sumedang, K.H Sa’dullah selaku pihak kedua dan Ketua PD Muhammadiyah DR. KH. Dadang Wahyudin, MA selaku pihak ketiga.

Sementara itu, Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan, Dandim 0610 Sumedang, Letkol. ARM. I Made Merthayasa,S.Sos, Kepala Kejari Sumedang, H. Wargo, S. H, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sumedang, Sudira, S. H.,M.H, Ketua DPRD KAB. Sumedang, Irwansyah putra, Ketua MUI Sumedang, KH. Drs. Adam Malik serta Kepala Kemenag Sumedang, H. Hasen, S.Ag, M.Si bertindak sebagai saksi.

Dikatakan Ketua PC NU Kab. Sumedang, K.H Sa’dullah, radikalisme dan terorisme merupakan hal yang bertentangan dengan pemahaman di negara kesatuan Republik Indonesia. Menurut Sa’dullah, akar radikalisme dan terorisme harus dimusnahkan. “Para pengurus Nahdlatul Ulama menyambut baik nota kesepahaman ini, karena para ulama yang ada di NU merupakan ulama-ulama yang ikut serta mendirikan negara Republik Indonesia, mudah-mudahan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini menjadikan Sumedang lebih kondusif,”ujar Sa’dullah.

KH. Dadang Wahyudin selaku Ketua PD Muhammadiyah menyampaikan, radikalisme dan terorisme adalah sesuatu yang tidak diinginkan keberadaannya oleh banyak pihak. Dikatakan Dadang lebih lanjut, radikalisme bisa muncul akibat dari salahnya pemahaman tentang konsep agama, misalnya dengan menjadikan Agama sebagai ‘bungkus’ berpolitik.

“Semoga dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, masyarakat di Kabupaten Sumedang mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT. Saya sangat bersyukur TNI dan POLRI begitu solid menjaga kesatuan dan persatuan di Indonesia,”katanya.

Disampaikan AKBP Hari Brata, radikalisme adalah paham ideologi yang menuntut perubahan dan pembaruan  sistem politik dan sosial dengan cara kekerasan. Menurutnya, untuk mencegah timbulnya hal tersebut, POLRI akan menjadi garda terdepan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Untuk mencegah terjadinya radikalisme dan terorisme sampai keakar-akarnya, dibutuhkan kerjasama antara seluruh komponen masyarakat, warga NU serta warga Muhammadiyah Se-kabupaten Sumedang. Untuk itu, mari kita semua bahu-membahu dalam menunaikan amanah Undang-undang dalam rangka membangun masyarakat sejahtera,” kata AKBP Hari.

Menurut AKBP Hari Brata, kegiatan penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan salah satu upaya POLRES Sumedang  dengan beberapa Ormas Islam dalam rangka pencegahan paham radikalisme dan terorisme di wilayah hukum POLRES Sumedang.

“Tujuan utama dari adanya kesepakatan ini adalah untuk mewujudkan peningkatan kerjasama yang terpadu dan berkesinambungan dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Kapolres Sumedang.

Sementara itu, bupati Eka dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Sumedang adalah satu-satunya kabupaten yang telah menandatangani nota kesepahaman dalam rangka mencegah timbulnya paham radikalisme dan terorisme di masyarakat. Menurut Eka, nota kesepahaman tersebut dibuat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dan POLRES dalam menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat Sumedang.

“Saya atas nama masyarakat Sumedang, mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya nota kesepahaman ini. Mudah-mudahan, masyarakat Sumedang tetap damai dan semoga Sumedang tetap dalam kondisi kondusif dan harmonis,” kata bupati diakhir sambutannya. (Abas,Arip)

Categories: Uncategorized