Perpecahan Demokrat Sumedang Kian Panas

photostudio_1514608520981
Menjelang Pilkada Sumedang, 2018 mendatang, perpecahan partai tengah melanda Partai Demokrat DPC  Kab.Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com – Perpecahan partai tengah melanda partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono, Riak-riak perpecahan itu timbul setelah ke 17 DPAC Partai Demokrat Kab.Sumedang memutuskan untuk mendukung kader puteri Partai Demokrat Kab.Sumedang, Sonia Sugian yang mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati Sumedang melalui jalur perseorangan.

Sementara itu, Calon wakil bupati Sumedang dari Partai Demokrat, Erwan Setiawan menanggapi pernyataan kader senior Partai Demokrat Yan Rizal Usman yang dilansir eljabar.com, Jumat (29/12/2017) kemarin, kepada kami pihaknya mengatakan , “ Yan Rizal Usman sudah dipecat oleh DPP maupun DPD Partai Demokrat “, jadi dia tidak berhak lagi berbicara masalah Partai Demokrat,“ Tegas Erwan Setiawan kepada eljabar.com saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (30/12/2017) Pukul 07:34 wIB.

Hal senada dikatakan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kab.Sumedang, Otong Dartum, pihaknya menuturkan saya tidak memecat DPAC Kab.Sumedang, karena yang mereka claim sekarang sebagian yang kalah di musancab sesuai intruksi dari DPD dan SK- nya sudah ada dari DPD pada saat itu ketua nya Pak Iwan Sulanjana dan saya adalah pimpinan yang ditugaskan untuk menjalankan roda organisasi sehingga wajib hukumnya saya pimpinan dan seluruh pengurus diberbagai tingkatan untuk melaksanakan perintah  dan tugas yang diberikan DPD Partai Demokrat, ujar Otong Dartum kepada kami melalui pesan WhatsApp, Sabtu (30/12/2017) Pukul 10:27 WIB.

Ditambahkan Otong Dartum, mohon maaf dan pengertiaanya dari para sahabat yang kemarin mendaftar sebagai bakal calon bupati maupun cawabup dalam pilkada Kab. Sumedang bahwa sekarang telah menunjuk Erwan Setiawan sebagai calon wabup mendapingi Dony Ahmad Munir dan rekomendasinya telah diberikan dari DPP kepada mereka, dan saya mengajak kepada para sahabat kader untuk menyukseskannya, itulah yang diperintahkan ke saya dari pimpinan baik DPD PD maupun DPP PD.“ Sebutnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pada waktu yang berbeda, Yan Rizal Usman menuturkan tidak ada yang memecat saya dari kader Partai Demokrat, “ kalau saya sudah bukan pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Barat itu betul, namun sebagai kader Partai Demokrat mempunyai hak berbicara selama tidak keluar dari koridor AD/ART dan PO Partai, makanya saya bicara sebagai kader dan mantan pengurus Komwasda DPD Partai Demokrat Jawa Barat, “ hak kader di Partai Demokrat itu, menurut Yan Rizal,  boleh asalkan tidak fitnah dan saya memiliki hak berbicara di media.“ Ujar Yan Rizal saat di konfirmasi oleh kami melalui sambungan selularnya,  Sabtu (30/12/2017) pukul 08:19 WIB.

Ketidak harmonisan antara DPC dan DPAC Partai Demokrat Kab.Sumedang, lanjut Yan Rizal,“ Saya menduga tidak terjadinya komunikasi dan pembinaan oleh DPC terhadap jàjaran dibawahnya, dan harus diingat bahwa Partai Demokrat adalah milik rakyat Indonesia bukan hanya milik pengurus saja dan sudah seharusnya DPC melakukan komunikasi denga jajaran dibawahnya begitu juga dengan masyarakat.“ Ungkapnya.

Salah satu penyebab 17 DPAC PD Kab.Sumedang yang telah menyatakan untuk mendukung Sonia Sugian melalui jalur perseorangan, saya menduga,“  mungkin ke- 17 DPAC tersebut sudah merasa dibina oleh Ibu Sonia, sehingga mempunyai ikatan emosional yang kuat, “ Jadi wajar bila ke-17 DPAC tersebut mengambil sikap seperti itu,“ Wajar itu hak politiknya, kendati demikian, dijelaskan Yan Rizal, pemecatan seorang kader Partai Demokrat hanya bisa dilakukan oleh ketua umum dan itupun harus mempunyai alasan yang kuat.“ Tegasnya (*)

Categories: Uncategorized