Diinisiasi KPU, Ratusan Anggota GMBI Ikuti Sosialisasi Pilbup Sumedang 2018

SUMEDANG, eljabar.com — Ratusan Anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Sumedang mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Sumedang 2018 yang di inisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Sumedang, bertempat di dusun Haurkuning RT 02/03 Desa Haurkuning Kec. Paseh, Jum’at (30/3/2018).

Ketua Distrik GMBI Sumedang Yudi Tahyudin mengatakan, bahwa kegiatan Sosialisasi Pilkada dinilai penting dilaksanakan pasalnya, dengan kegiatan tersebut diharapkan seluruh anggota GMBI juga Masyarakat Sumedang dapat mengetahui arahan dan pesan dari KPU Sumedang terkait dengan Pilkada Sumedang yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 nanti.

“Proses Pilkada serta tahapannya, sangat perlu kita ketahui secara seksama dengan demikian, kami berharap melalui kegiatan ini GMBI distrik Sumedang mendapatkan wawasan dari pihak KPU terkait Pilkada Sumedang,” katanya.

Yudi memaparkan, bahwa lebih dari 300 orang anggota GMBI terdiri dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tingkat Kecamatan dan Pokja di tingkat Desa mengikuti kegiatan tersebut.

“Namun demikian, yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) GMBI Sumedang sebanyak 2.832 orang yang merupakan asli penduduk Sumedang. oleh sebab itu, kegiatan Sosialisasi salahsatu upaya dan peran GMBI dalam menyukseskan Pilkada Sumedang 2018,” jelasnya.

Selain menjabat sebagai Ketua Distrik Sumedang, Yudi Tahyudin merupakan Ketua Korwil II GMBI Jabar membawahi lima Kabupaten yakni, Kab. Cirebon, Kota Cirebon, Kab. Indramayu, Kuningan dan Majalengka, dirinya memaparkan, bahwa lebih dari 12 ribu orang anggota GMBI yang sudah memiliki KTA di lima Kabupaten/Kota.

“Sehingga GMBI, tak hanya mengawal proses Pilbup berjalan aman dan kondusif tapi, dalam tahapan Pilgub Jabar pun kami berharap berjalan sukses tanpa ekses,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumedang, Junan Junaedi mengingatkan, tak hanya kepada seluruh anggota GMBI, setiap warga Sumedang dapat dipastikan telah terdaftar sebagai pemilih tetap.

“Kenalilah setiap paslon bupati/wakil bupati Sumedang melalui visi dan misinya, jadilah pemilih cerdas, gunakanlah hak pilih tanpa paksaan atau karena ada sesuatu. hindarilah hal hal yang dapat mengganggu jalannya proses Pilkada seperti, penyebaran berita hoax, isu sara maupun ujaran kebencian,” ujar Junan dihadapan peserta Sosialisasi Pilkada. (abas)

Categories: Uncategorized