Doamu Esa: Kami Terpanggil Untuk Perubahan Sumedang Kota

SUMEDANG, eljabar.com — Sumedang Utara mendapat perhatian khusus dari Doamu Esa.  Selain perluasan jalan, dan melakukan perbaikan, di Sumedang utara khususnya di Pacuan Kuda kami akan membangun Velodrom. Demikian disampaikan oleh Erwan Setiawan mendampingi Dony Ahmad Munir kepada media, Rabu (11/04/2018).

H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. dan H. Erwan Setiawan, S.E., adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Nomor Urut 1. Di Usung oleh Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, serta Partai Demokrat. Ada lebih dari 24 Kelompok Relawan dan Kelompok Massa yang juga mendukungnya. Ingat! 27 Juni 2018, Coblos No 1 Pasangan Dony – Erwan.
H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. dan H. Erwan Setiawan, S.E., adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Nomor Urut 1. Di Usung oleh Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, serta Partai Demokrat. Ada lebih dari 24 Kelompok Relawan dan Kelompok Massa yang juga mendukungnya. Ingat! 27 Juni 2018, Coblos No. 1 Pasangan Dony – Erwan.

Sumedang sudah memproklamasikan diri sebagai Puser Budaya Sunda. Namun sampai saat ini, belum memiliki tempat untuk melakukan gelar seni dan budaya. Jadwalnya kapan. Siapa yang akan melakukan pertunjukan. Nah di Velodrm itu, akan digelarnya seni dan budaya, terjadwal, dan terdaftar di Kalender Womderfull Indonesia, sehingga mengundang minat para wisatawan baik dalam maupun Luar Negeri. “In Syaa Allah, kalua kami dipercaya Rakyat dan di Ridhoi oleh Allah, menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Para Seniman dan Budayawan akan memiliki sarana yang baik untuk pertunjukannya” tambah Erwan.

Menyambung apa yang disampaikan Erwan, Dony menyampaikan bahwa Kota perlu segera mendapatkan penataan ulang. Penataan Kawasan Perkotaan menjadi sebuah Kota yang Bersih, Berwibawa, Bersahabat, Nyaman, Indah, PKL nya tertata dengan baik, Tempat parkir juga memadai, Taman-taman kota yang Indah dan terawat, termasuk kami akan menggunakan teknologi dalam perkembangan kekinian, dan kami menyebutnya “Sumedang Smart City”.

Saat ini, kalau anda memiliki motor dan mengambil uang di ATM, begitu keluar sudah ada Tukang Parkir, dan Anda akan bayar Parkir. Masuk Minimarket, ada tukang parkir. Ini high cost, tapi kami juga akan memikirkan tukang parkir, dan lahannya. Mereka harus diberdayakan, karena mereka punya keluarga. Namun membuat semua tempat seolah jadi lapangan parkir dan lapangan PKL adalah membuat Sumedang Kota tidak nyaman bagi pengendara. Demikian disampaikan oleh Salah seorang Tim Sukses Dony Erwan. “Jika ini dibiarkan, dan ternyata banyak wisatawan datang ke Sumedang, dan mereka merasa kurang nyaman dengan kehadiran Parkir dimana-mana, PKL yang tidak tertata, akan berdampak kurang baik pada citra Sumedang. Sumedang ke depan harus ramah kepada pendatang,” Sambung Dony.

Erwan menambahkan, “Bahwa Taman Kota, sebaiknya segera di fungsikan kembali sebagai tempat produksi udara sehat, dan menjadi paru-parunya kota. Taman Kota yang Hijau, akan memberikan keindahan dan suasana asri warganya. Taman Endog, sangat disayangkan sampai saat ini belum bisa di fungsikan kembali”. “Kami akan melakukan perencanaan dengan matang, jangan sampai dana yang sudah dikeluarkan mahal, tapi tidak tuntas. Drainase yang tidak beres, yang mengakibatkan banjir.”

Tidak lupa Dony menyampaikan akan melakukan upaya penataan sumber mata air sehingga tercukupi ketersediaan air PDAM untuk warga Kota. (abas)

Categories: Uncategorized

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com