Adang Sudrajat: Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk

KBB, eljabar.com – Masih minimnya penggunaan Metode KB Jangka Panjang (MKJP) menyebabkan total fertility rate (TFR) atau angka kelahiran di Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini, yaitu 2,4. Artinya, rata-rata setiap perempuan usia subur melahirkan 3 anak. Sementara itu Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) KBB menargetkan angka TFR menjadi 2,1, sehingga program KB bisa tercapai.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (1)Ditambah lagi, jumlah akseptor KB di KBB terus mengalami peningkatan. Saat ini, akseptor KB sudah mencapai 79 persen dari 43.396 pasangan usia subur. Targetnya, akseptor KB di KBB bisa mencapai 80 persen.

Hal tersebut diungkapkannya Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga di Dinas P2KBP3A KBB, Dra. Evi Saefiyani pada saat acara sosialisasi program pengendalian penduduk bersama mitra kerja di Lapangan Lapang Voly Kp. Cibolang RW. 09 Desa Kertawangi Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Jumat (02/11/2018). Acara tersebut dimulai pukul 13.00 Wib sampai selesai, dan acara tersebut telah dilakukan juga di Desa Jayagiri pada pagi hari.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (8)Menurutnya, untuk meningkatkan penggunaan MKJP, yakni dengan implant uterine device (IUD), Evi terus menyosialisasikannya kepada masyarakat. Alat MKJP ini bisa bertahan 3, 5, sampai 10 tahun dan lebih aman dibandingkan dengan KB suntik.

“Kami juga menyosialisasikan program ini melalui Kampung KB di setiap desa. Harapannya, akseptor KB juga terus meningkat, sehingga laju pertumbuhan penduduk bisa terkendali,” katanya.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (4)Pihaknya sangat bangga dan bersyukur sebab program pengendalian penduduk beserta pencanangan KB di wilayahnya mendapat perhatian serta dukungan kuat termasuk dari legislatif.

Sedang menurut BKKBN Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Drs. Wawan Ridwan, M.Si menegaskan sosialisasi program pengendalian penduduk ini perlu dilakukan agar Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) bisa sampai kepada masyarakat.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (3)“Sosialisasi KIE ini di wilayah sasaran mendapatkan informasi seperti memahami sumber-sumber berkaitan dengan KB, mengetahui tempat pelayanan KB dan mengetahui bagaimana mengatur jarak antara anak pertama dan kedua,” ujar Wawan.

Lebih jauh, sambung Wawan, pengendalian penduduk ini dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, masyarakat KBB yang masuk ke dalam kelompok keluarga prasejahtera sekitar 10 persen.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (2)Dihimbaunya, semua lapisan masyarakat harus mengetahui sosialisasi dari BKKBN tersebut. Sebab tujuannya mendorong warga yang belum melaksanakan KB agar segera melakukannya.

“Hasil sosialisasi tersebut diharapkan menjadi indikator baik di dalam Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” pungkasnya.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (6)Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Adang Sudrajat, MM dari Fraksi PKS mengamanatkan agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan penggunaan alat kontrasepsi yang telah disosialisasikan pihak BKKBN. Hal tersebut guna membantu pengendalian penduduk agar bisa menekan kuantitas serta meningkatkan derajat serta kualitas masyarakat.

Adang Sudrajat Tingkatkan Derajat serta Kualitas Masyarakat dengan Pengendalian Penduduk (7)Pada sesi akhir, Adang juga memberikan bantuan untuk Kampung KB serta membagi-bagikan hadiah serta doorprise bagi peserta yang notabene kebanyakan dari para kader PKK.

Diantara ratusan peserta serta undangan yang hadir, tampak hadir pula anggota DPRD KBB Rismanto dari Fraksi PKS, Tokoh Masyarakat KBB Aef Nurdin. *rie

Categories: Nasional