Tidak Diperhatikan? Kelas SDN Permatahijau 1 Berbanding 100 Anak

KAB. BANDUNG, eljabar.com- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Permatahijau, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, Jawa Barat kekurangan ruang kelas, yakni 1 kelas berbanding 100 orang, hingga Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) 3 sif laksana karyawan pabrik. Hal itu seolah tidak diperhatikan pemerintah.

Kepala SDN Permatahijau, Husnul Hotimah ZE, S.Pd saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (2/11/2018) membenarkan, kondisi banguanan perpustakan juga dibangun pada tahun 2012. Saat ini kondisinya rusak. Tembok kiri dan kanan retak, dua bagian sudah tidak digunakan karena khawatir rubuh menimpa siswa dan guru.

Rumah dinas SDN Permatahijau
Rumah dinas SDN Permatahijau

Demikian pula rumah dinas, rusak berat serta kekurangan WC, bahkan sekolah ini tidak memiliki air bersih. Dan yang paling memperhatinkan, ungkap Husnul yang juga Sekum Cabang PGRI Rancaekek, SDN Permatahijau berdiri pada 17 Juli 1993. Hingga kini belum menerima bantuan rehab, apalagi ruang kelas baru (RKB).

“Lokal ruang kelas ada 7, sedangkan jumlah siswa sebanyak 698 orang dan guru 27 orang. Tentunya sekolah kekurangan 6 ruang kelas, sehingga terpaksa KBM dilaksanakan 3 sif, pagi, siang dan sore hingga jam 17,15 WIB,” katanya.

Husnul mengatakan, kekurangan kelas sudah disampaikan kepada Kepala UPT Kecamatan maupun Sapras Disdik Kab. Bandung. Namun, hingga kini belum ada perhatian.

“Oleh kerena itu, saya beserta siswa dan guru SDN Permatahijau Berharap Kadisdik, Kabid SD dan Bupati Kab. Bandung Dadang M. Naser segera memberikan bantuan RKB supaya KBM berjalan nyaman,” harap Husnul. (A56)

Categories: Pendidikan