BOS Hilang, Hentikan Plt Kepala SMPN Sistem Wani Piro?

KAB. BANDUNG, eljabar.com,- Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) diduga dengan sistem Wani Piro (berani berapa) dan asal dekat dengan sang penunjuk, merugikan kepala SMPN definitif harus dihentikan. Sebab, terindikasi oknum kepala Plt SMPN ujung-ujungnya diduga ngembat uang BOS.

“Seperti halnya Kepala SMPN Cangkuang berinisial KRN. Ia ditunjuk menjadi Plt SMPN Ciwidey yang lokasinya jauh dari dari Kec. Cangkuang, Kab. Bandug. Diduga dia malah kehilangan uang BOS hingga ratusan juta rupiah,” ujar W, sumber eljabar.com menirukan ucapan salah seorang kepala SMPN.

Sedangkan Wakil Kepala SMPN berinisial S, dikonfirmasi beberapa waktu lalu melalui telepon seluler mengatakan, Kepala SMPN definitif mengeluh akibat oknum Plt kepala sekolah sebelumnya hanya bertugas 3 bulan namun uang BOS diduga hilang puluhan juta rupiah entah kemana.

Sementara W, pada Rabu (7/11/2018) mengatakan, kasus KRN, oknum Plt Kepala Ciwidey diduga kehilangan uang bos sekitar Rp.200 juta menjadi beban Kepala SMPN Ciwidey definitif nantinya. “Terindikasi, KRN tak akan mau mengganti uang yang hilang,” tuturnya. (A56)

Categories: Pendidikan