Pemkab Sumedang Luncurkan Gebyar Infaq 2000 untuk Pendidikan dan Kemakmuran Masjid

SUMEDANG, eljabar.com — Hari pertama roadshow  Pemberdayaan zakat  BAZNAS  Kabupaten Sumedang digelar di dua titik lokasi, yakni di kecamatan Cimanggung dan Jatinangor.

Sesuai dengan jadwal yang telah diagendakan, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir  menghadiri kegiatan tersebut  yang dilaksanakan di Gedung Masyarakat Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor, Rabu (7/11/2018).

Turut hadir mendampingi Bupati, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Camat Jatinangor Syarif Efendi Badar, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Jatinangor, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Bajri, Perwakilan dari Kemenag, Kepala Bagian Kesra Agus Suherman, Dewan Syariah, para kepala Desa dan UPZ se-kecamatan Jatinangor.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan secara simbolis NPWZ dari Ketua Baznas kepada Bupati Sumedang dan Simbolis kupon Gebyar Infaq 2000 untuk pendidikan dan kemakmuran masjid kepada Camat Jatinangor.

Selain itu, diserahkan pula bantuan perbaikan RTLH,  bantuan ponpes, bantuan pendidikan untuk tingkat SD dan SMP, bantuan anak yatim dan bantuan paket sembako jika ditotalkan secara keseluruhan santunan yang disalurkan Baznas sebesar Rp. 92.800.000.

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Bajri,  mengatakan Baznas terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan zakat secara konsisten dan berkesinambungan dengan melakukan berbagai inovasi  dan pemantapan  program kerja baik di bidang pengumpulan maupun pemberdayaan yang tepat guna dan tepat sasaran dalam rangka mendukung suksesnya Visi Sumedang SIMPATI 2023.

“Sebagai upaya terwujudnya visi Sumedang Simpati khususnya kaitannya dengan suksesi program 100 hari kerja dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, kami melakukan beberapa terobosan diantaranya dengan memberikan program bantuan stimulan RUTISAE (Rumah Tinggal Sanitasi Bersih) bagi guru Ngaji non PNS. Kemudian dalam rangka mewujudkan program pengelolaan zakat yang efektif, efisien, tepat guna dan tepat sasaran, BAZNAS kabupaten Sumedang mewujudkan kerjasama dengan Disdukcapil kabupaten Sumedang yang belum lama ini dilaksanakan di darmaraja terkait penyediaan akses data kependudukan  dengan memanfaatkan fitur teknologi informasi” jelas Ali Bajri.

Tak hanya itu,  Ali mengatakan, Baznas kabupaten Sumedang juga siap menjadi mitra pemerintah daerah untuk menjalankan layanan Sumedang Simpati Quick Respon (SSQR).

“Kami siap menjadi mitra pemerinta sebagai eksekutor yang memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat. Dalam hal ini, BAZNAS Kabupaten Sumedang adalah satu-satunya lembaga yang sudah siap menjalankan layanan SSQR dan menjadi BAZNAS kab/kota. terdepan di Jawa Barat yang akan melaksanakan Quick Respon,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir  mengucapkan terimakasih kepada Baznas atas kegiatan yang dilaksanakan. Ia  berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat menjadi bagian dari solusi dalam memecahkan berbagai permasalahan yang ada dimasyarakat.

“Pemerintah Kabupaten  menyambut baik atas kepedulian Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumedang yang merupakan salah satu Badan yang mendata, mengumpulkan dan mengelola serta mendistribusikan zakat , infaq dan shadaqah dari masyarakat yang ada di Kabupaten Sumedang. Tentunya dengan dilaksanakan kegiatan ini akan turut membantu memberdayakan masyarakat dan meningkatkan taraf perekonomiannya,” kata bupati.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, Kedepan ZIS dapat lebih ditingkatkan lagi. BAZNAS sebagai lembaga penghimpun dan pengelola zakat diharapkan lebih gencar lagi  mengajak segenap masyarakat untuk membayar zakat, infak, dan sedekahnya melalui Badan Amal Infaq dan Shadaqah BAZNAS.

“Kedepan mudah-mudahan Zakat infaq dan shadaqah dapat lebih ditingkatkan lagi . kami berharap petugas BAZNAS  lebih giat lagi dalam menghimpun zakat dan bisa bisa mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakatnya ke BAZNAS,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Pemerintahan