Tiga Pilar Desa Cipacing Resmikan Jembatan Solbar

SUMEDANG, eljabar.com — Jembatan Solbar (Solokan Jarak dan  Kampung Baru) yang menghubungkan Kampung Solokan Jarak RW 13 dan Kampung Baru RW 18 akhirnya diresmikan tiga pilar Desa Cipacing, Selasa (4/12/2018).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua RW 13 Yayat Wahdiyat, ketua RW 18 Dedi Supriadi, dan Kepala Dusun 3 Entis Sutisna.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cipacing Iwan Kurniawan SE mengatakan masyarakat boleh sedikit lega. Pasalnya, aktivitas warga menjadi mudah dan dekat paska adanya jembatan yang sebelumnya terbuat dari bambu sudah dicor permanen.

Jembatan yang dibangun diatas rawa seluas 90 meter itu menjadi akses warga di beberapa dusun di Cipacing.  Jembatan itu dibangun dengan biaya dari dana desa sebesar Rp25jutaan.

Iwan Kurniawan SE menambahkan awalnya daerah itu rawa dan menjadi daerah resapan air hujan bila banjir. Karena tidak terpakai (tanah kurang produktif) sehingga bagian atasnya dibuat jembatan sebagai akses warga di Desa Cipacing.

“Tanah itu milik Pertamina karena ada pipa pertamina dibawahnya. Karena posisinya membelah perkampungan jadi dibuatkan jembatan untuk akses warga,” katanya.

Menurut Iwan pembangunan jembatan itu menggunakan dana desa melainkan belum. Mudah-mudahan, kata Iwan pembangunan tahap kedua bisa menggunakan DD.

Ketua RW 13 Desa Cipacing Yayat Wahdiyat mengatakan pembangunan jembatan itu atas inisiasi warga. Sebab selama ini warga harus muter ke jalan nasional Bandung Garut jika ingin beraktivitas yang jaraknya beberapa meter.

“Dengan dibangunya jembatan di Dusun Solokan Jarak itu warga Kampung Baru dan Kiaraberes jadi mudah jika ingin ke Solokan jarak atau sebaliknya. Jembatan itu dibangun dengan swadaya masyarakat dengan biaya Rp25 jutaan,” katanya.

Menurut Yayat jembatan itu awalnya berlantaikan bambu. Namun berkat adanya dana desa jembatan itu dicor.

“Tahap pertama sudah rampung ukuran 30 meter lebar 120 cm tinggi 1.5 meter, tahap kedua rampung 70 meter,” katanya.  (Abas)

Categories: Regional