Aa Gym: Luar biasa, IPDN dari Waktu ke Waktu Menunjukan Perubahan yang Signifikan

SUMEDANG, eljabar.com — Lebih dari 2.500 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Warga Jatinangor ikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penceramah Da’i kondang KH. Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym di Mesjid Darul Ma’arif Kampus IPDN Jatinangor, Kamis (16/12/2018).

Seusai kegiatan pengajian dan sholat Dzhur berjama’ah, Aa Gym berikut Rektor IPDN Jatinangor, Prof. Dr. Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si. Sekretaris Senat Prof. Cahya didampingi Prof. Ilham dan jajarannya langsung menuju angkringan khas Jogja guna melakukan makan siang barsama.

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di inisiasi oleh Komunitas Obrolan Parkir Bawah Caringin (OPBCI) IPDN Jatinangor itu diapresiasi positif oleh Aa gym.

“Luar biasa, IPDN dari waktu ke waktu menunjukan perubahan yang signifikan, oleh sebab itu, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad Komunitas OBPCI IPDN Jatinangor ke-1, Insya Alloh, kalau ibadahnya baik, tentu akan berdampak pada akhlak yang semakin bagus,” ujar Aa Gym.

Menurut Aa Gym, Indonesia sangat merindukan sosok pemimpin yang memiliki akhlak mulia, sehingga, Kampus IPDN yang merupakan pencetak calon pemimpin dimasa depan diharapkan dapat melahirkan pejabat dengan berakhlak mulia.

“Namun kriteria itu harus dilandasi dengan keyakinan yang kuat kepada Alloh SWT dan ibadah yang bagus terlebih, hal ini menjadi modal dasar bagi seseorang terutama bagi sosok calon pemimpin,” terangnya.

Dikatakannya, Kampus IPDN merupakan tempat pelatihan untuk menjadi seorang pemimpin dimasa depan, sehingga Praja IPDN diharapkan harus menguasai sedikitnya tiga tingkatan yakni, tingkatan tahu dengan mendengar, faham dengan belajar dan tingkatan bisa dengan berlatih.

“Olehsebab itu, kami harapkan, IPDN dilengkapi dengan latihan Ruhiyyahnya.

IPDN kan tempat pelatihan, apalagi jika ada latihan mengelola amarah, tidak dengki, tidak sombong dan lain sebagainya ditambah pula dengan Mujahadah,” ucapnya.

Itulah, sambung Aa Gym, berbagai hal yang harus ditempuh guna menjadi pemimpin masa depan.

“Jika pondasi agama sudah kuat berikut disiplin yang tinggi, tentu kriteria seorang pemimpin berakhlak mulia akan dimiliki,” katanya.

Sementara Rektor IPDN Jatinangor, Prof. Dr. Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si. menambahkan, meskipun baru menjabat sebagai Rektor IPDN namun dirinya meyakini pada masa kepemimpinannya IPDN akan terus jauh lebih baik.

“Insya Alloh, sebagai mana harapan kami dan Aa Gym, selain memiliki disiplin yang tinggi melalui momentum peringatan Maulid Nabi  Muhammad SAW ini, IPDN mampu mencetak abdi negara yang memiliki akhlak mulia,” tandasnya. (Abas)

Categories: Pendidikan