Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Timbul: Generasi Muda Rawan Dirasuki Paham Radikalisme

BANDUNG, eljabar.com — Makin menjalarnya paham radikalisme di tengah masyarakat yang berakibat pada tindakan terorisme, terutama dikalangan pelajar dan mahasiswa membuat miris banyak kalangan. Dari sumber data yang didapatkan, pelajar dan mahasiswa yang seyogyanya sebagai generasi muda terdidik adalah yang paling rawan untuk dirasuki paham radikalisme terutama adalah anak-anak usia sekolah.

Demikian disampaikan anggota MPR RI, Brigjen Pol. (Purn) Drs. Timbul P. Manurung dalam acara sosialisasi 4 (empat) Pilar Kebangsaan MPR RI di Posko Kami Indonesia, Jalan Sunda No. 8 Kota Bandung, Sabtu (23/02/2019).

Menurut anggota MPR RI Komisi I Fraksi Hanura tersebut, perlu melakukan upaya pencegahan agar siswa atau mahasiswa di sekolah maupun kampus terjaga dari penyebaran paham radikalisme dan juga kekerasan antara lain memberikan pemahaman dan edukasi terkait nilai-nilai dan ideologi Pancasila.

“Menurut data yang ada, gerakan radikalisme sudah terindikasi masuk ke dunia akademik baik di sekolah maupun di perguruan tinggi. Padahal sebaliknya, perhatian generasi muda pada nilai-nilai luhur bangsa yakni 4 pilar Kebangsaan adalah modal dasar munculnya generasi muda yang berkualitas, berkarakter dengan rasa nasionalisme tinggi,” ujar Timbul yang dilantik Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Moh. Arief S. Suditomo dari dapil Jabar I pada Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan Jakarta, Senin (3/12/2018) lalu.

Anggota MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan Kepada Pelajar dan Mahasiswa (1)Menurutnya, generasi muda yang berkarakter kebangsaan yang kuat dan pekerja keras akan mampu menjadi penyelamat negara ini, termasuk akan menjadi pimpinan nasional di masa mendatang. Oleh karenanya, dirinya berharap banyak soal kemajuan bangsa kepada generasi muda.

Sebab, sambung Timbul, generasi muda saat ini terutama mahasiswa sangat merespon dan mengapresiasi upaya-upaya pemahaman Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).

“Saya sebagai anggota MPR di amanahkan undang-undang untuk melakukan kegiatan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Maka memberikan pemahaman kepada masyarakat, pemuda, pelajar juga mahasiswa sangat efektif. Sebab jika dipahami betul nilai-nilai luhur bangsa maka mereka akan tercerahkan,” paparnya dihadapan ratusan peserta yang didominasi pemuda pemudi di wilayah Kota Bandung.

Dirinya menegaskan, aspirasi serta masukan yang berkembang dan disampaikan dalam acara tersebut akan ia serap dan dibahas di Fraksi Hanura untuk kemudian selanjutnya diarahkan sesuai Komisi di DPR RI.

Timbul menilai sosialisasi Empat Pilar sangat dibutuhkan setelah tak ada lagi penataran P4. Oleh karena itu, ia memandang untuk terus melakukan upaya sosialisasi terkait Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Tujuan sosialisasi 4 pilar untuk memerangi pemahaman radikalisme. Dan bukan hanya dilakukan legislatif saja tetapi semua stakeholder yang ada di pemerintahan terutama salah satunya Kementerian Kominfo sebagai salah satu mitra Komisi I,” pungkasnya.

Acara sosialisasi pun semakin semarak saat di akhir acara dilakukan pembagian doorprize serta sertifikat yang telah disediakan panitia. *rie

Categories: Politik

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com