Kejurda Pacuan Kuda Bupati Cup Dorong Kemajuan Budaya dan Pariwisata Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Ratusan kuda pacu dari berbagai daerah se-Jawa Barat beradu cepat dalam kejuaraan Daerah (KEJURDA) Pacuan Kuda Bupati Cup Tahun 2019 di lapang Pacuan Kuda Sindangraja Sumedang, Minggu  (24/02/2018).

Kejuaraan pacuan kuda yang digelar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Sumedang ini merupakan pertama kali digelar setelah  3 tahun  mengalami vakum.

“Sudah tiga tahun ini vakum tidak ada kejuaran pacuan kuda di Sumedang, maka kami mencoba bersilaturahmi dengan bapak Bupati, Alhamdulillah akhirnya mendapatkan respon positif dari beliau untuk menyelenggarakan Kejurda Pacuan Kuda dengan memperebutkan Piala Bupati Cup,” kata Penasehat PORDASI Oo Supriatna  saat ditemui di lokasi.

Kejurda Pacuan Kuda Bupati Cup Dorong Kemajuan Budaya dan Pariwisata Sumedang (1)Dikatakannya, kejurda Pacuan kuda tersaji dalam 26 race dengan berbagai macam kelas. Di antaranya, kelas dengan lintasan sejauh 600 meter hingga 2000 meter. Kejurda ini diikuti sebanyak 165 kuda. Mereka datang dari berbagai daerah se-Jawa Barat dan luar daerah seperti Brebes dan Klaten.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang hadir menyaksikan kejuaraan tersebut turut menyampaikan dukungannya. Ia berharap, event kejurda pacuan kuda ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga berkuda yang selama ini tidak memiliki wadah untuk menyalurkan bakat dan hobinya.

Bupati juga mengatakan, dengan adanya Kejuaraan Daerah (KEJURDA) Pacuan Kuda Bupati Cup tersebut, selain dapat menjadi hiburan dan menggerakan ekonomi masyarakat, diharapkan dapat  mencetak atlet-atlet berkuda handal yang mampu mengharumkan nama Sumedang ke tingkat nasional hingga tingkat internasional.

“Dengan adanya lomba pacuan kuda ini, selain menjaring atlet berkuda potensial untuk tampil, juga diharapkan menjadi wahana hiburan bagi masyarakat dan bisa menggerakan roda perekonomian masyarakat di sekitar arena pacuan kuda,” terang bupati.

Terakhir Bupati Dony berpesan kepada  PORDASI dan panitia, agar event olahraga berkuda ini dapat dijadikan sebagai agenda tahunan yang diharapkan mampu mendorong terhadap pengembangan budaya dan pariwisata di Kabupaten Sumedang.

“Event berkuda ini harus menjadi event rutin tahunan di Sumedang. Setiap tahun kita adakan pacuan kuda yang pelaksanaannya harus lebih baik lagi, pesertanya lebih banyak dan lebih berkualitas, didukung dengan tempat refresentatif sehingga masyarakat merasa terhibur. Lebih jauh, dengan adanya acara ini, diharapkan juga  bisa ikut mendorong  kemajuan budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Seni Budaya

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com