Peringatan Isra Mi’raj: Tingkatkan Sholat Berjamaah dan Magrib Mengaji Menuju Sumedang Simpati 2023

SUMEDANG, eljabar.com — Memaknai kembali hikmah peristiwa Isra dan Mi’raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 Masehi, bertempat di Gedung Negara, Rabu (10/4/2019).

Peringatan Isra Miraj kali ini mengangkat tema “Kita Tingkatkan Sholat Berjamaah dan Magrib Mengaji Menuju Sumedang Simpati 2023” dengan penceramah Abuya KH. Muhyidin Abdul Qodir Almanafi selaku pimpinan Pondok Pesantren Asyifa Wal Mahmudiyah.

Selain agenda peringatan Isra Mi’raj, acara ini dirangkaikan pula  dengan penyerahan Cinderamata  secara simbolis oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir kepada para alim ulama sekaligus pelantikan 40 orang pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Sumedang Masa Khidmat 2018 – 2023 oleh perwakilan FPP Provinsi Jawa Barat.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam sambutannya mengharapkan, peringatan Isra Mi’raj ini selain berdampak pada peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, diharapkan pula berdampak  kepada peningkatan keshalehan sosial ditengah-tengah masyarakat dan syiar Islam di Kabupaten Sumedang.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga memberikan apresiasi positif kepada para alim ulama dan pimpinan pondok pesantren dikabupaten Sumedang yang selama ini telah mendukung program pemerintah, mendedikasikan dirinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan pemahaman agama yang lurus kepada masyarakat Sumedang.

Terkait dengan pelantikan pengurus anggota Forum Pondok Pesantren (FPP), bupati mengingatkan agar para pengurus yang telah dilantik mempunyai sasaran dan target kinerja melalui pelaksanaan program yang berdampak pada kualitas pembinaan pondok pesantren di Kabupaten Sumedang.

“Saya ucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik, semoga diberikan kekuatan lahir dan batin dalam melaksanakan tugasnya. Kedepan, saya ingin ada program tahunan yang dicapai. Harus ada sasasan dan target kinerjanya melalui program kegiatan, sehingga Ponpes Sumedang semakin maju dan berkualitas, serta keberadaannya semakin  dirasakan oleh masyarakat,” ucap Bupati.

Terakhir, dihadapan para ulama dan pimpinan pondok pesantren, bupati menyampaikan berbagai program Sumedang Simpati yang telah dilaksanakan pemerintah daerah selama dirinya menjabat sebagai bupati Sumedang dalam kurun waktu 6 bulan 20 hari, mulai dari program magrib mengaji, shalat subuh berjamaah, Koperasi Syariah, GARUDA, OVOC, Rumah Besar Simpati, SSQR, Layad Rawat PSC 119 dan pembangunan Infrastruktur di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, Visi Sumedang simpati perlu terus disampaikan agar masyarakat bisa memahami, menjiwai dan mengimplementasikannya.

“Selaku bupati saya harus melaporkan apa saja yang telah dilakukan selama 6 bulan 20 hari  ini yang telah dijalankan di kabupaten Sumedang. Bagi yang sudah tahu mudah mudahan bisa merefresh dan bagi yang belum mengetahui, mudah-mudahan bisa memberikan informasi. Hal ini harus berulang saya sampaikan supaya kita bisa memahami, menjiwai dan  mengamalkannya dalam praktik kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Hasen, Ketua MUI KH. Adam Malik, Plt. Asisten Pembangunan Iwa Kuswaeri, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ali Bajri, Kabupaten Sumedang, para kepala OPD, para alim ulama dan pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Sumedang. (Abas)

Categories: Pemerintahan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com