Kabupaten Sumedang Diharapkan Menjadi Role Model Gerakan Literasi

SUMEDANG, eljabar.com — Kabupaten Sumedang diharapkan Mampu menjadi role model (percontohan) untuk gerakan literasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada saat membuka Jambore Literasi Nasional yang dihadiri secara langsung oleh Dirjen PAUD dan Dikmas Ir. Haris Iskandar, Ph.D beserta jajaran bertempat di Kampung Buricak Burinong Desa Cisema Kecamatan Darmaraja, Senin (22/04/2019).

Kabupaten Sumedang Diharapkan Menjadi Role Model Gerakan LiterasiDikatakan Bupati lebih lanjut, rata rata sekolah di Kabupaten Sumedang sangat rendah.

“Saya harap dengan adanya gerakan literasi diharapkan rata rata sekolah semakin meningkat dan akan berdampak pada indeks pendidikan di Kabupaten Sumedang,” katanya.

Bupati berharap kegiatan ini dapat berdampak pada meningkatkan literasi di Kabupaten Sumedang.

“Karena gerakan literasi merupakan satu ikhtiar untuk menumbuhkan rasa gemar membaca bagi masyarakat, karena membaca merupakan jalan untuk menambah ilmu pengetahuan dan membuka jendela dunia,” ungkapnya.

Sementara itu Haris, Dirjen PAUD dan Dikmas, mengatakan ada 21 residensi literasi dari berbagai provinsi home stay di Sumedang.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan inspirasi bagi para residensi literasi untuk mengembangkan kreasi di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ditambahkan Haris, Kabupaten Sumedang dijadikan Kabupaten Literasi, karena keberhasilan masyarakatnya dalam literasi atau angka mengenal huruf di Kabupaten Sumedang sudah mencapai 99.10 %.

“Alhamdulillah Sumedang dalam literasi mencapai 99,10 % tapi angka buta huruf pun masih banyak sekitar 5 juta yang masih buta huruf, tentunya ini menjadi perhatian bagi kita semua, dan diharapkan dengan dicanangkan literasi di Kabupaten Sumedang bisa melangkah ke arah yang lebih jauh yang diharapkan dapat meningkatkan pendidikan di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Pencanangan Gerakan Indonesia membaca di Kabupaten Sumedang Sebagai Kabupaten Literasi dan Pembukaan Residensi Menulis tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, Bupati Sumedang dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang. (Abas)

Categories: Pemerintahan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com