Jelang Ramadhan, Polsek Jatinangor Intens Lakukan Operasi Cipkon

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), aparat Kepolisian Sektor Jatinangor intens melaksanakan operasi cipta kondisi (cipkon) menjelang Bulan Suci Ramadhan dengan sasaran utama peredaran minuman keras atau miras.

Pada Jumat 3 Mei 2019, pelaksanaan operasi dilakukan dengan melibatkan personil gabungan dari setiap fungsi di bawah pimpinan Panit 1 Reskrim Ipda Agus Embar.

Agus Embar menjelaskan, tujuan dari kegiatan operasi ini dalam rangka mencegah tindak kriminalitas serta memberantas peredaran miras, terutama yang berpotensi menimbulkan korban jiwa seperti yang diakibatkan miras oplosan.

“Pada operasi ini, kami melaksanakan pengecekan terhadap tempat-tempat yang disinyalir menjual miras, di antaranya penjual jamu di jalan Bandung-Garut milik RS (35 ahun), warda Dusun Cikondang Rt. 04 Rw. 11 Desa Cipacing Kec. Jatinangor dari lokasi tersebut, kami berhasil menemukan dan menyita 1 jeligen sebanyak 40 liter tuak serta 23 bungkus plastik masing 1/2 liter,” jelas Agus Embar.

Dia menambahkan, di tempat terpisah dilakukan pengecekan ke tempat milik DS (34 Th), di Jln. Bakung II No. 31 Rt. 03 Rw. 18 Desa Rancaekek Kencana, Kec. Rancaekek Kab. Bandung dengan hasil 1 botol Anggur Merah.

“Kami tegaskan, operasi inj guna menciptakan stabilitas keamanan juga peredaran miras. Personil juga mengecek beberapa lokasi yang pernah menjual miras antara lain warung milik S di pinggir jln. Cipacing, Desa Cipacing, Kec. Jatinagor Kab. Sumedang (kondisi warung tutup sudah tidak jualan),” katanya.

Kemudian, aparat menyisir warung milik Om (24) di Kp. Cipendey, Desa Cipacing, Kec. Jatinangor Kab. Sumedang, setelah diperiksa tidak ditemukan miras, dan dari keterangan penjual, sudah lama atau kapok tidak jualan miras.

“Kemudian kami menyisir warung jamu milik BR (50) di Dusun Neglasari RT 1 RW 03, Desa. Sayang Kec. Jatinangor Kab. Sumedang.

Setelah diperiksa tidak ditemukan miras, menurut keterangan penjual sudah lama tidak jualan miras,” jelasnya.

Sementara itu, miras sebagai barang bukti hasil razia diamankan ke Mako Polsek Jatinangor untuk selanjutnya akan dimusnahkan.

“Kami secara intens akan memerangi peredaran miras. Kami berupaya agar tidak ada lagi peredaran miras, apalagi miras oplosan, dan itu merupakan salah satu atensi dari pimpinan sebagai upaya menekan korban serta tindak kejahatan akibat pengaruh miras, dan dapat merusak momen bulan suci Ramadhan,” pungkas Agus Embar. (Abas)

Categories: Regional

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com