Jatinangor Jadi Idaman Investor Meski Banyak Persoalan Mendasar

SUMEDANG, eljabar.com,– Kecamatan Jatinangor dinilai sebagai metropolitannya Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sehingga, Jatinangor menjadi salah satu wilayah idaman bagi sejumlah investor atau pengusaha.
Demikian disampaikan Apip Hadi Susanto, MM, Sekretaris Paguyuban Pasundan Cabang Sumedang yang juga pengajar di Ponpes Al Aqsha Jatinangor, pada eljabar.com, Kamis 16 Mei 2019.
Saat ini, kata dia, daya tarik pengusaha untuk melakukan usaha di Jatinangor salah satunya dibuktikan dengan banyak berdiri apartemen.

“Namun persoalannya, apakah itu semua berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat Jatinangor? Dalam hal ini pula, saya meminta kepada para dewan yang ada, khususnya dari Jatinangor supaya mendorong bagaimana kebijakan pemerintah kabupaten berpihak kepada masyarakat Jatinangor,” ucapnya.

Apip mencontohkan hal kecil, yakni penanganan sampah yang hingga kini belum terkelola dengan baik, sehingga terkesan masih sumrawut.

“Kemudian yang paling ironis adalah, Mecamatan Jatinangor sampai saat ini belum memiliki pemadam kebakaran, padahal ini penting di tengah padatnya penduduk di Kecamatan Jatinangor. Sekali lagi, saya mohon kepada pemerintah kecamatan yang didukung oleh para dewan dan juga pengusaha agar duduk bersama bagaimana masalah yang ada di Jatinangor segera diselesaikan,” tambahnya.

Soal damkar, ia juga mencontohkan ketika peristiwa kebakaran di Desa Cikeruh, dimana Kecamatan Jatinangor kerepotan dan harus meminjam serta meminta bantuan unit damkar ke kecamatan tetangga.

“Ini kan memalukan. Kami sebagai warga Jatinangor memohon Bupati dan Wakil Bupati supaya serius memperhatikan Jatinangor dengan berbagai kompleksitas msalah,” ujarnya.

Harapan juga ia sampaikan kepada para anggota dewan, khususnya dari Jatinangor agar memperjuangkan kebutuhan mendasa Kecamatan Jatinangor.

“Wajar kita menuntut kepada mereka, karena mereka adalah wakil kita,” pungkasnya. (Arip Ogah/Abas)

Categories: Kronik