Korwil Kecamatan Dikebiri, Orangtua Jadi Korban?

KABUPATEN BANDUNG, eljabar.com,– Keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang TK, SD, SMP dan Non Formal kecamatan di Pemerintahan Kabupaten Bandung ibarat dikebiri, alias tidak punya kewenangan menandatangani surat yang diperlukan masyarakat. Akibatnya hal itu membuat orang tua siswa jadi korban. Mereka pun mengeluhkan.

Marsiti, salah satunya mengeluhkan soal permohonan surat rekomnedasi untuk kelengkapan anaknya meneruskan pendidikan ke jenjang SMPN.

“Kedatangan saya ke korwil untuk minta surat rekomendasi sebagai pelengkapan persyaratan meneruskan anak saya ke SMPN Jatinangor, Sumedang. Namun, koorwil berdalih tak punya cap atau stempel, dan pula harus ditandatangani oleh pihak kabupaten. Jelas ini memberratakan. Pasalnya, kantor Pemerintahan Kab. Bandung jauh dan tentunya memakan dana tidak sedikit untuk transportasi,” katanya, Rabu (12/6/2019).

Menurutnya, saat ini situasi di Kab.Bandung sentralistik, sebab segala urusan yang menyangkut surat-surat harus pihak kabupaten yang menandatangani.

“Kalau begini, lantas keberadaan korwil terasa dikebiri. Ini jelas menyusahkan masyarakat,” pungkasnya. A56

Categories: Pemerintahan,Pendidikan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com