Terkait PHPU, Bupati Sumedang Ajak Warga Tolak Segala Aksi Kerusuhan Jelang Putusan MK

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak seluruh masyarakat Sumedang, untuk menolak berbagai bentuk kekerasan dan kerusuhan menjelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

“Oleh sebab itu, terkait dengan berbagai isu yang muncul dewasa ini dinilai sebagai upaya untuk provokasi dari pihak yang tidak dapat bertanggung jawab, terlebih dapat mengancam keutuhan NKRI,” ujar Bupati Sumedang saat acara Halal bihalal Kebangsaan di Aula Patria Tamma Mapolres Sumedang Jl. Prabu Gajah Agung No. 07, Jum’at (14/6/2019).

Sejatinya, sambung Dony, masyarakat Sumedang dapat menepis isu isu hoax dan tidak terprovokasi dengan informasi hoax yang tidak jelas asal usulnya.

“Kamipun apresiasi positif bagi setiap elemen warga Sumedang yang telah ikut serta dalam menjaga kondusifitas yang aman, damai dan menyejukan ditiap tiap wilayah sejak tahapan Pemilu hingga berakhirnya putusan MK nanti,” katanya.

Tak hanya itu, sambung Dony, dirinya pun mengapresiasi kinerja TNI-Polri dan pihak terkait lain yang terus berupaya menjaga kondusifitas di Sumedang.

“Begitupun peran tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan Organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ikut andil menjaga kondusifitas, menyejukan juga memperkuat keutuhan NKRI,” katanya. (Abas)

Categories: Pemerintahan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com