Disambut Marawis, Pangdam III/Slw dan Kapolda Jabar Bersilaturahmi dengan Tokoh Agama se-Jabar-Banten

KAB. TASIKMALAYA, eljabar.com — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono disambut Bupati Tasikmalaya H. Ade Suguanto S. IP di Pendopo Pemkab. Tasikmalaya.

Hadir bersama Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi beserta rombongan jajaran Makodam III/Slw dan Mapolda Jabar.

Pangdam III/Slw bersama Bupati Tasikmalaya dan rombongan, bergerak menuju Gedung Islamic Centre, tempat berlangsungnya kegiatan silaturahmi Pangdam III/Slw bersama tokoh agama atau ulama se Jawa Barat-Banten.

Tiba di Gedung Islamic Center, rombongan disambut tim Marawis Sinergitas TNI/Polri dan Santri Ponpes Darussalam, juga dilantunkan alunan musik Rebana Sinergitas dari anggota Brigif 13/ Galuh Kostrad, Kodim 0612 Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya dan anggota TNI AU Lanud Wiriadinata. Suasana pun semakin hikmat.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi dalam sambutannya mengatakan, sebagai seorang anak prajurit TNI di Cimahi, dirinya memohon doa restu dari para ulama di Jawa Barat, dimana yang bersangkutan baru menjabat Kapolda Jabar dua bulan ini.

“Saya mohon doa restu dari ulama agar saya selalu tetap amanah dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Jabar,” ungkap Rudy.

Kapolda pun mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk kembali lagi beraktivitas seperti biasa dan tetap menjalin silaturhami dengan sesama umat manusia pasca Pilleg dan Pilpres 2019. Serta sama-sama menjaga Jawa Barat aman, damai dan tertib.

“Kita lupakan susana politik yang baru selesai, kita sekarang jalin kembali persatuan ukhuwah Islamiyah. Kita lupakan perbedaan, kita bangun kembali Jawa Barat. Karena semua ini sudah takdir Allah, siapapun pemimpinnya harus amanah,” ujarnya.

Bahkan Kapolda mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk tidak berangkat ke Jakarta karena situasi politik Indonesia kini sudah dinamis.

Sementara Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono dalam keterangannya kepada wartawan mengajak kepada warga Jawa Barat untuk kembali bersatu membangun Jawa Barat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita lupakan perbedaan kita saat suasana politik yang baru lalu. Sekarang kita kembali bersatu, jalin silaturhami dan perkuat ukhuwah Islamiyah kita,” pungkas Pangdam.

Ia pun berdoa demi keselamatan Bangsa khususnya kerukunan umat. “Perjuangan meraih kemerdekaan berkat bersatunya ulama dan TNI dalam mengusir penjajah, bahkan beberapa anggota tentara merupakan ulama, seperti Jendral Besar Sudirman yang tak pernah lepas dari wudhu,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam III/ Slw memberikan santunan secara simbolis kepada Yayasan Anak Yatim Nur Ismaya (41 orang) dan Ponpes Ar Raudoh (49 orang). Sementara itu kegiatan Silaturahmi Pangdam III/Slw dengan ulama se Jabar dan Banten dihadiri oleh 1.900 ulama yang tersebar di wilayah Jabar dan Banten. [Abas]

Categories: TNI / POLRI