Adanya Tol Cisumdawu, Wabup tak Ingin Sumedang Jadi “Kota Mati”

SUMEDANG, eljabar.com — Jumat (12/07/2019), Tim II Shalat Shubuh Berjamaah Pemda Sumedang yang dipimpin oleh Wakil Bupati H Erwan Setiawan  hadir di Mesjid  Al-Hidayah  Kampung Simpang Desa Ciptasari Kecamatan Pamulihan.

Selain oleh unsur Forkopimda dan SKPD Kabupaten Sumedang,  shalat shubuh berjamaah juga diikuti oleh Camat Pamulihan beserta jajaran, para Kepala Desa dan perangkat desa setempat.

Acara diawali dengan shalat berjamaah dan dilanjutkan sambutan dari Camat Pamulihan dan Wakil Bupati dan ditutup dengan kuliah shubuh.

Dalam sambutan nya, Wakil Bupati H. Erwan Setiawan  menyampaikan berbagai program Bupati dan Wakil Bupati Sumedang yang salah satunya adalah Shalat Shubuh berjamaah. “Program ini merupakan salah satu implementasi dari Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati yaitu Sumedang yang Agamis,” ujarnya.

Wabup berharap kegiatan tersebut dapat pula memperkuat silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan rencana pembangunan di bidang pariwisata dalam rangka mengantisipasi dampak pembangunan Tol Cisumdawu. “Kita tidak ingin Sumedang menjadi ‘kota mati’ setelah adanya Tol Cisumdawu. Oleh karena itu, kita bangun destinasi-destinasi wisata untuk menarik orang datang ke Sumedang. Bahkan, rencananya akan ada kereta gantung dari Kampung Toga melintasi Gunung Kunci dan  Palasari,” ucapnya.

Dalam sambutan nya, Camat  Pamulihan Hari Tri Santosa mengucapkan selamat datang kepada rombongan Sholat Subuh Berjamaah yang tergabung dalam Tim II.

Camat  mengapresiasi program Sumedang Simpati, khususnya di bidang keagamaan yaitu dengan mengajak aparat dan warga sholat shubuh berjamaah di mesjid.

Camat Pamulihan juga mendoakan seluruh jemaah haji asal Sumedang agar diberi keselamatan dan kesehatan, khususnya Wakil Bupati yang turut akan melaksanakan ibadah haji. (Abas)

Categories: Pemerintahan

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com